Peserta BPJS Kesehatan perlu memastikan status kepesertaannya tetap aktif agar dapat menggunakan layanan kesehatan saat diperlukan.
Status yang tidak aktif dapat menyebabkan peserta mengalami kendala ketika hendak memperoleh pelayanan, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap.
Pengecekan status dapat dilakukan melalui sejumlah kanal resmi tanpa harus selalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan.
Dengan memeriksa status secara berkala, peserta juga dapat mengetahui adanya tunggakan iuran atau perubahan data kepesertaan.
Mengapa Status Kepesertaan Perlu Diperiksa?
Status BPJS Kesehatan menunjukkan apakah seseorang masih tercatat sebagai peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemeriksaan secara berkala berguna untuk beberapa hal, di antaranya:
- Mengurangi risiko layanan kesehatan ditolak ketika dibutuhkan.
- Mengetahui apakah terdapat iuran yang belum dibayarkan.
- Memastikan informasi kepesertaan masih sesuai.
- Mengetahui perubahan data yang dilakukan pemerintah, terutama bagi peserta PBI.
Status kepesertaan dapat berubah menjadi tidak aktif karena tunggakan pembayaran maupun pembaruan data kepesertaan oleh pemerintah.
Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak
Peserta dapat menggunakan beberapa kanal resmi untuk mengetahui status kepesertaannya.
Melalui Aplikasi Mobile JKN
Mobile JKN merupakan salah satu cara yang praktis untuk melihat informasi kepesertaan. Tahapannya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
- Masuk menggunakan NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan.
- Pilih menu “Info Peserta”.
- Periksa keterangan status kepesertaan yang muncul pada layar.
Informasi tersebut terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan sehingga peserta dapat melihat status secara langsung melalui aplikasi.
Melalui Website BPJS Kesehatan
Pemeriksaan juga dapat dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Caranya:
- Buka https://www.bpjs-kesehatan.go.id.
- Masuk ke akun peserta.
- Cari menu pemeriksaan kepesertaan.
- Informasi mengenai status peserta akan ditampilkan pada halaman.
Peserta sebaiknya memastikan alamat situs yang digunakan benar agar data pribadi tetap terlindungi.
Menggunakan WhatsApp PANDAWA
BPJS Kesehatan menyediakan layanan administrasi melalui WhatsApp yang dikenal sebagai PANDAWA.
Tahap pengecekannya meliputi:
- Simpan nomor 0811-8165-165.
- Kirim pesan melalui WhatsApp.
- Pilih layanan pemeriksaan status peserta.
- Masukkan NIK dan tanggal lahir sesuai permintaan sistem.
- Tunggu informasi mengenai status kepesertaan.
Menghubungi Call Center 165
Peserta yang membutuhkan bantuan petugas dapat menggunakan layanan Call Center BPJS Kesehatan di 165.
Hubungi nomor tersebut, pilih menu informasi peserta, lalu siapkan NIK atau nomor BPJS Kesehatan untuk proses verifikasi. Layanan ini dikenakan biaya sehingga peserta perlu memastikan pulsa mencukupi.
Datang Langsung ke Kantor BPJS Kesehatan
Apabila pengecekan secara digital mengalami kendala, peserta dapat mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Petugas dapat membantu memeriksa status kepesertaan secara langsung berdasarkan data yang dimiliki.
Ciri-Ciri Status BPJS Kesehatan Tidak Aktif
Beberapa kondisi dapat menjadi tanda bahwa kepesertaan sedang tidak aktif, antara lain:
- Layanan BPJS tidak dapat digunakan ketika berobat.
- Aplikasi Mobile JKN menampilkan status “nonaktif”.
- Terdapat tunggakan iuran.
- Terjadi perubahan status kepesertaan, misalnya peserta PBI tidak lagi tercatat sebagai penerima.
Jika menemukan kondisi tersebut, peserta perlu segera mencari tahu penyebabnya dan melakukan pembayaran atau pembaruan data apabila memang diperlukan.
Cara Menjaga Kepesertaan Tetap Aktif
Peserta dapat melakukan beberapa langkah sederhana agar status kepesertaan tetap terjaga, seperti:
- Membayar iuran setiap bulan sesuai jadwal.
- Memperbarui data kependudukan apabila terjadi perubahan.
- Menggunakan fasilitas autodebet untuk membantu pembayaran rutin.
- Memeriksa status kepesertaan secara berkala, misalnya setiap satu sampai dua bulan.
Kebiasaan tersebut dapat membantu peserta mengetahui lebih awal apabila terjadi perubahan pada status kepesertaan.
Kesimpulan
Peserta BPJS Kesehatan dapat memeriksa status aktif atau tidak melalui Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, WhatsApp PANDAWA, Call Center 165, maupun kantor cabang.
Pengecekan berkala penting dilakukan untuk memastikan kepesertaan tetap dapat digunakan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Peserta juga perlu memperhatikan pembayaran iuran dan memperbarui data agar tidak mengalami kendala administratif.









