Peserta BPJS Kesehatan perlu memastikan status kepesertaannya tetap aktif sebelum menggunakan layanan kesehatan.
Pemeriksaan status dapat dilakukan dengan mudah melalui sejumlah kanal yang disediakan BPJS Kesehatan, sehingga peserta tidak harus menunggu sampai berada di rumah sakit atau puskesmas untuk mengetahui status kepesertaannya.
Pengecekan secara berkala juga membantu peserta mengetahui kondisi iuran dan memastikan data kepesertaan tetap sesuai.
Mengenal BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah yang memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
Peserta dapat memperoleh layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan awal hingga penanganan lanjutan sesuai ketentuan program.
Namun, layanan tersebut dapat digunakan apabila kepesertaan BPJS Kesehatan berstatus aktif. Karena itu, pemeriksaan status menjadi hal yang perlu dilakukan, terutama sebelum membutuhkan layanan medis.
Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan
Peserta dapat memilih beberapa metode untuk mengetahui apakah kepesertaan BPJS Kesehatan masih aktif.
Mengutip IDN Times, pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi, layanan WhatsApp, call center, maupun kantor cabang.
Cek melalui Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN menyediakan informasi mengenai status kepesertaan BPJS Kesehatan. Peserta dapat mengikuti langkah berikut:
- Unduh dan pasang aplikasi Mobile JKN di ponsel.
- Masuk menggunakan NIK, nomor BPJS, atau nomor ponsel yang sudah terdaftar.
- Jika belum mempunyai akun, lakukan proses pendaftaran terlebih dahulu.
- Pilih menu Info Peserta.
- Periksa informasi status kepesertaan, kelas layanan, serta rincian iuran yang ditampilkan.
Cek melalui Chatbot PANDAWA
Peserta juga dapat memanfaatkan PANDAWA atau Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp. Layanan ini dapat diakses melalui nomor 08118165165.
Untuk melakukan pengecekan, kirim pesan awal seperti “Cek status keanggotaan”. Selanjutnya, ikuti arahan chatbot dan berikan informasi yang diminta.
Informasi mengenai status kepesertaan akan diberikan setelah data selesai diproses.
Cek melalui Call Center 165
Peserta yang mengalami kendala menggunakan layanan digital dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165.
Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan dapat digunakan untuk menanyakan status kepesertaan maupun menyampaikan pengaduan terkait layanan BPJS Kesehatan.
Cara ini dapat menjadi pilihan bagi peserta yang lebih nyaman memperoleh informasi secara langsung melalui petugas.
Datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Pengecekan juga dapat dilakukan secara langsung di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Peserta yang memilih cara ini perlu membawa KTP atau kartu fisik BPJS Kesehatan untuk membantu proses pemeriksaan data.
Petugas kemudian dapat memberikan informasi mengenai status kepesertaan serta membantu apabila terdapat persoalan administratif.
Apa yang Harus Dilakukan Jika BPJS Kesehatan Tidak Aktif?
Peserta yang mendapati status kepesertaannya tidak aktif perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Status tersebut dapat berkaitan dengan iuran yang belum dibayar, persoalan data kepesertaan, atau kendala administratif lainnya.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:
Cari Tahu Penyebabnya
Periksa alasan kepesertaan berubah menjadi tidak aktif. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui kanal layanan BPJS Kesehatan agar langkah berikutnya sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Lunasi Iuran yang Menunggak
Jika penyebabnya adalah tunggakan iuran, lakukan pembayaran melalui saluran pembayaran resmi. Setelah kewajiban pembayaran diselesaikan, status kepesertaan dapat kembali aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Hubungi Layanan Pelanggan
Peserta dapat menghubungi layanan BPJS Kesehatan melalui nomor 165 untuk mendapatkan penjelasan dan bantuan terkait status kepesertaan.
Datang ke Kantor BPJS Kesehatan
Apabila masalah berkaitan dengan data atau administrasi yang tidak dapat diselesaikan melalui layanan jarak jauh, peserta dapat mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk memperoleh bantuan secara langsung.
Manfaat Rutin Mengecek Status BPJS Kesehatan
Pengecekan kepesertaan secara berkala dapat membantu peserta mengetahui kondisi layanan sebelum benar-benar membutuhkannya. Beberapa manfaatnya antara lain:
- Memastikan kepesertaan tetap aktif.
- Mengetahui adanya tunggakan iuran lebih awal.
- Mengurangi risiko kendala ketika hendak menggunakan layanan kesehatan.
- Memastikan informasi kepesertaan tetap benar dan terbaru.
Kesimpulan
Peserta BPJS Kesehatan dapat mengetahui status kepesertaan dengan beberapa cara, mulai dari aplikasi Mobile JKN, chatbot PANDAWA, layanan Care Center 165, hingga kunjungan langsung ke kantor cabang.
Pemeriksaan secara rutin membantu peserta mengetahui apakah kepesertaan masih aktif, apakah terdapat tunggakan, dan apakah data yang tercatat sudah sesuai.
Dengan demikian, persoalan administratif dapat ditangani lebih awal sebelum peserta membutuhkan layanan kesehatan.









