PKH Tahap 3 Agustus 2026: Cek Nominal Rp750 Ribu dan Status Pencairan Lewat HP
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perlu memantau pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 pada Agustus 2026 karena penyaluran bantuan periode Juli, Agustus, dan September dilakukan secara bertahap. Perbedaan jadwal antarwilayah membuat sebagian penerima mungkin sudah melihat saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sedangkan KPM lainnya masih menunggu.
Informasi mengenai PKH tahap 3 menjadi perhatian karena terdapat sejumlah nominal bantuan yang diterima berdasarkan komponen keluarga. Salah satunya adalah Rp750.000 per tahap, tetapi nominal tersebut bukan jumlah yang otomatis diterima seluruh KPM.
Besaran bantuan ditentukan berdasarkan komponen penerima yang tercatat dalam data. Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa status kepesertaan melalui kanal resmi pemerintah daripada hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.
PKH Rp750.000 Tahap 3 untuk Siapa?
Bantuan PKH sebesar Rp750.000 per tahap ditujukan kepada komponen tertentu dalam keluarga penerima manfaat. Nominal tersebut berkaitan dengan kategori ibu hamil atau masa nifas serta anak usia dini atau balita berusia 0-6 tahun.
Untuk komponen ibu hamil atau masa nifas, bantuan diberikan dengan batas maksimal dua kali kehamilan. Sementara komponen anak usia dini memiliki batas maksimal dua anak dalam satu keluarga.
Dengan demikian, KPM tidak dapat menyimpulkan bahwa seluruh penerima PKH akan memperoleh Rp750.000. Besaran yang diterima bergantung pada komponen yang tercatat dalam data penerima.
Selain Rp750.000, terdapat nominal bantuan PKH lainnya, yaitu:
| Komponen Penerima | Bantuan per Tahap |
|---|---|
| Ibu hamil/masa nifas | Rp750.000 |
| Anak usia dini 0-6 tahun | Rp750.000 |
| Siswa SD/sederajat | Rp225.000 |
| Siswa SMP/sederajat | Rp375.000 |
| Siswa SMA/sederajat | Rp500.000 |
| Lansia | Rp600.000 |
| Penyandang disabilitas berat | Rp600.000 |
Tanda PKH Tahap 3 Mulai Disalurkan
KPM dapat memantau beberapa tanda untuk mengetahui perkembangan penyaluran PKH tahap 3. Penyaluran melalui rekening KKS tidak berlangsung serentak sehingga waktu masuknya dana dapat berbeda antara satu wilayah dan wilayah lainnya.
- Saldo KKS Bertambah
Pertambahan saldo pada rekening KKS menjadi salah satu tanda yang paling mudah diperiksa. KPM dapat melihat saldo melalui layanan perbankan yang tersedia. Jika terdapat dana masuk, periksa pula riwayat transaksi untuk memastikan sumber dana tersebut berasal dari bantuan sosial. - Muncul Notifikasi Transaksi
Layanan perbankan tertentu dapat mengirimkan pemberitahuan ketika ada transaksi masuk. Fitur tersebut dapat digunakan sebagai petunjuk tambahan bagi KPM. Namun, tidak semua penerima mendapatkan notifikasi dengan mekanisme yang sama. Tidak adanya SMS atau pemberitahuan bukan berarti seseorang pasti tidak memperoleh bantuan. - Status Bansos Diperbarui
KPM dapat memeriksa data penerima melalui kanal resmi Cek Bansos Kemensos. Perubahan informasi pada sistem dapat menjadi salah satu tanda bahwa data kepesertaan telah diperbarui. Meski demikian, perubahan status pada sistem dan proses pencairan dana dapat berlangsung pada waktu yang berbeda. - Mendapat Informasi dari Pendamping Sosial
Pendamping PKH, pemerintah desa, atau kelurahan dapat menjadi sumber informasi mengenai perkembangan penyaluran di wilayah masing-masing. Informasi tersebut tetap sebaiknya dicocokkan dengan data pada kanal resmi pemerintah. - Ada Transaksi Masuk di Rekening KKS
KPM yang mendapati saldo bertambah dapat memeriksa riwayat transaksi untuk melihat tanggal dan sumber dana. Cara tersebut lebih aman dibandingkan menjadikan pesan berantai atau informasi dari grup percakapan sebagai satu-satunya acuan.
Cara Cek PKH Tahap 3 2026 Lewat HP
Masyarakat dapat memeriksa status penerima PKH menggunakan ponsel tanpa harus datang langsung ke kantor. Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Siapkan KTP dan data kependudukan.
- Buka browser melalui HP.
- Masuk ke laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Ketik NIK KTP
- Isi kode verifikasi atau captcha.
- Klik tombol pencarian.
- Periksa informasi penerima dan jenis bantuan yang tercantum.
- Cocokkan informasi tersebut dengan kondisi saldo pada rekening KKS.
KPM dapat melakukan pengecekan kembali secara berkala apabila informasi pencairan belum muncul.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi resmi Cek Bansos juga dapat digunakan masyarakat untuk mengakses informasi bantuan sosial. Pengguna dapat mengunduh aplikasi melalui toko aplikasi resmi, kemudian melakukan pendaftaran atau masuk menggunakan akun yang tersedia.
Setelah berhasil masuk, ikuti petunjuk dalam aplikasi untuk melihat informasi kepesertaan dan fitur lain yang tersedia.
Masyarakat yang menemukan data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya juga dapat memanfaatkan mekanisme pemutakhiran data sesuai fitur yang tersedia.
Tiga Nominal Bansos yang Banyak Ditunggu pada Agustus 2026
Selain PKH, terdapat sejumlah bantuan dengan nominal Rp450.000, Rp600.000, dan Rp750.000 yang disebut dalam informasi penyaluran Agustus 2026.
Bansos PIP Rp 450.000
Nominal Rp450.000 dikaitkan dengan Program Indonesia Pintar (PIP), khususnya bantuan pendidikan untuk jenjang SD/sederajat dan TK/sederajat sesuai ketentuan penerima.
Penyalurannya dapat dilakukan melalui rekening bank yang ditetapkan bagi penerima.
Bansos PKH dan BPNT Rp 600.000
Nominal Rp600.000 dapat berkaitan dengan PKH bagi komponen lansia dan penyandang disabilitas berat.
Selain itu, angka Rp600.000 juga dapat merupakan akumulasi bantuan BPNT untuk periode tertentu. BPNT diberikan dengan besaran Rp200.000 per bulan sehingga apabila disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, totalnya menjadi Rp600.000.
Penyaluran dilakukan melalui bank penyalur sesuai mekanisme yang berlaku.
Bansos PKH Rp 750.000
Nominal Rp750.000 merupakan bantuan PKH untuk komponen ibu hamil atau anak usia dini.
KPM yang masuk dalam kategori tersebut dapat memperoleh bantuan sesuai data kepesertaan dan ketentuan program.
Penyaluran Tidak Berlangsung Bersamaan
KPM perlu memahami bahwa pencairan bansos dilakukan secara bertahap sehingga waktu penerimaan setiap daerah tidak selalu sama.
Ada penerima yang lebih dahulu melihat saldo bertambah, sedangkan KPM lainnya masih menunggu proses penyaluran. Perbedaan tersebut tidak otomatis menunjukkan adanya masalah pada kepesertaan.
Perubahan data keluarga, proses administrasi, mekanisme penyaluran bank, serta jadwal pencairan di masing-masing wilayah dapat menyebabkan waktu penerimaan berbeda.
Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Bansos
Masyarakat perlu berhati-hati terhadap pesan atau tautan yang meminta data pribadi dengan alasan pencairan bansos.
KPM tidak seharusnya memberikan PIN, password, kode OTP, atau informasi rahasia rekening kepada pihak lain.
Masyarakat juga perlu menghindari pihak yang meminta biaya administrasi dengan alasan dapat mempercepat pencairan PKH atau bantuan lainnya.
Jika memperoleh informasi yang mencurigakan, jangan langsung membuka tautan atau memberikan data. Lakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.
Pastikan Status PKH Sebelum Menunggu Pencairan
KPM sebaiknya memeriksa status kepesertaan secara mandiri sebelum menyimpulkan bahwa PKH tahap 3 sudah atau belum cair. Informasi mengenai pencairan di satu wilayah tidak dapat dijadikan patokan bahwa seluruh KPM di Indonesia menerima bantuan pada waktu yang sama.
Untuk Agustus 2026, pencairan tahap 3 mencakup periode Juli, Agustus, dan September. Nominal bantuan tetap mengikuti komponen yang tercatat pada masing-masing keluarga.
Jika saldo belum bertambah, KPM dapat mengecek status melalui kanal resmi Cek Bansos dan memantau rekening KKS secara berkala. Jangan lupa menjaga kerahasiaan data perbankan agar terhindar dari penipuan.









