Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 2 Tahun 2026 secara bertahap pada bulan ini.
Bantuan tersebut ditujukan kepada peserta didik yang memenuhi ketentuan sebagai penerima PIP.
Penyaluran PIP menjadi perhatian siswa dan orang tua karena dana bantuan dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan.
Agar bantuan dapat dicairkan, penerima terlebih dahulu harus memastikan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) telah aktif.
Aktivasi rekening dilakukan melalui bank penyalur dengan membawa surat aktivasi yang diberikan oleh sekolah.
Langkah Aktivasi Rekening SimPel PIP 2026
Siswa yang sudah mendapatkan surat aktivasi dari sekolah dapat mengurus rekening SimPel dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan bank penyalur.
Berikut tahapannya:
- Siapkan surat keterangan aktivasi rekening dari sekolah.
- Bawa dokumen identitas yang diperlukan, seperti KTP, kartu pelajar, atau identitas orang tua maupun wali.
- Datangi bank penyalur PIP yang ditunjuk pemerintah, yakni BRI, BNI, atau BSI.
- Isi formulir pembukaan atau aktivasi rekening sesuai arahan petugas.
- Ikuti proses pemeriksaan dokumen sampai rekening dinyatakan aktif.
Setelah rekening aktif, dana PIP dapat dicairkan sesuai ketentuan dan jadwal penyaluran yang berlaku.
Nominal Bantuan PIP Tahun 2026
Besaran dana PIP berbeda berdasarkan jenjang pendidikan peserta didik. Bantuan yang diberikan meliputi:
- TK dan SD: Rp450.000 per tahun.
- SMP: Rp750.000 per tahun.
- SMA, SMK, dan sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun.
Dana tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan pendidikan, termasuk perlengkapan sekolah, buku, alat tulis, serta keperluan pendukung kegiatan belajar.
Cara Mengecek Status Penerima PIP 2026
Siswa dan orang tua dapat memeriksa status penerima PIP secara daring menggunakan NISN dan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui laman resmi PIP Kemendikdasmen.
Caranya sebagai berikut:
- Buka laman resmi PIP Kemendikdasmen.
- Pilih menu “Cari Penerima PIP”.
- Masukkan NISN dan NIK siswa sesuai data yang terdaftar.
- Masukkan kode perhitungan yang tampil pada halaman.
- Tekan “Cek Penerima PIP”.
- Periksa informasi yang muncul mengenai nama siswa dan status bantuan.
PIP Membantu Keberlanjutan Pendidikan Siswa
Program Indonesia Pintar diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa tetap bersekolah dan memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa terlalu terbebani persoalan biaya.
Penerima PIP yang belum mengaktifkan rekening SimPel sebaiknya segera mengikuti arahan sekolah dan bank penyalur agar proses pencairan bantuan Termin 2 Tahun 2026 dapat berlangsung sesuai ketentuan.
Kesimpulan
Program Indonesia Pintar Termin 2 Tahun 2026 telah mulai disalurkan secara bertahap pada bulan ini. Penerima bantuan perlu memastikan rekening SimPel sudah aktif melalui bank penyalur sebelum dana dapat dicairkan.
Status penerima dan informasi bantuan juga dapat diperiksa secara online menggunakan NISN serta NIK melalui layanan resmi PIP Kemendikdasmen.









