Pendaftaran STMKG 2026 Dibuka, Cek Formasi, Syarat, Biaya, dan Tahapan Seleksinya
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) kembali menerima calon taruna dan taruni untuk Tahun Akademik 2026/2027. Sekolah kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersebut menyediakan 130 formasi untuk jenjang Diploma IV (D4).
Pendaftaran STMKG 2026 berlangsung pada 18–30 Agustus 2026. Calon peserta perlu melakukan proses pendaftaran melalui portal SIMAS STMKG dan SSCASN BKN sesuai tahapan yang ditetapkan.
STMKG menerima lulusan atau calon lulusan SMA, MA, SMK, maupun sekolah sederajat dari semua jurusan. Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian seleksi dan diterima sebagai taruna tidak dikenakan biaya pendidikan selama menjalani studi karena biaya pendidikan ditanggung negara.
Meski demikian, biaya yang berkaitan dengan proses pendaftaran, seleksi, perjalanan, serta kebutuhan pribadi tetap menjadi tanggung jawab peserta.
Formasi STMKG 2026
Sebanyak 130 formasi disediakan untuk empat program studi jenjang D4.
Pembagiannya sebagai berikut:
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 50 |
| Klimatologi | 25 |
| Geofisika | 25 |
| Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika | 30 |
| Total | 130 |
Formasi tersebut terbagi menjadi formasi nasional dan formasi afirmasi. Formasi nasional dapat diikuti peserta dari seluruh wilayah Indonesia, sedangkan formasi afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari daerah yang telah ditentukan.
Rincian Formasi Nasional dan Afirmasi
1. Formasi Nasional
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 25 |
| Klimatologi | 10 |
| Geofisika | 10 |
| Instrumentasi-MKG | 15 |
2. Afirmasi Orang Asli Papua (OAP)
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 5 |
| Klimatologi | 2 |
| Geofisika | 2 |
| Instrumentasi-MKG | 3 |
3. Afirmasi Non-OAP
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 4 |
| Klimatologi | 3 |
| Geofisika | 2 |
| Instrumentasi-MKG | 2 |
4. Afirmasi Kepulauan Riau
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 2 |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 2 |
5. Afirmasi Nusa Tenggara Timur
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 1 |
| Geofisika | 6 |
| Instrumentasi-MKG | 2 |
6. Afirmasi Kalimantan Utara
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 1 |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
7. Afirmasi Sulawesi Tenggara
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 1 |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
8. Afirmasi Sulawesi Tengah
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 2 |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
9. Afirmasi Sulawesi Utara
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 1 |
| Klimatologi | – |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
10. Afirmasi Maluku Utara
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 2 |
| Klimatologi | 1 |
| Geofisika | – |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
11. Afirmasi Maluku
| Program Studi | Formasi |
|---|---|
| Meteorologi | 3 |
| Klimatologi | 2 |
| Geofisika | 5 |
| Instrumentasi-MKG | 1 |
Syarat Pendaftaran STMKG 2026
Calon taruna STMKG harus memenuhi sejumlah ketentuan sebelum melakukan pendaftaran.
Persyaratan umum yang ditetapkan meliputi:
- Warga Negara Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak mengalami buta warna.
- Peserta berkacamata diperbolehkan dengan lensa sferis maksimal minus 4 dioptri dan lensa silindris maksimal minus 2 dioptri.
- Bersedia menjalani LASIK dengan biaya sendiri apabila diperlukan setelah dinyatakan lulus.
- Berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026.
- Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
- Bebas narkoba yang dibuktikan melalui pemeriksaan kesehatan.
- Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
- Memiliki tinggi badan minimal 155 cm untuk laki-laki dan 150 cm untuk perempuan, dengan berat badan proporsional.
- Bersedia bekerja di BMKG setelah menyelesaikan pendidikan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Syarat Pendidikan
Pendaftaran terbuka bagi lulusan atau calon lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat dari semua jurusan.
Lulusan tahun 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan aktif sebagai siswa kelas XII sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketentuan Khusus Peserta Afirmasi
Peserta jalur afirmasi harus memenuhi persyaratan tambahan.
Wilayah yang termasuk dalam ketentuan afirmasi mencakup:
- Papua
- Papua Barat
- Papua Barat Daya
- Papua Selatan
- Papua Pegunungan
- Papua Tengah
- Kepulauan Riau
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Utara
- Maluku Utara
- Maluku
Peserta harus memiliki akta kelahiran atau alamat domisili berdasarkan KTP/KK di wilayah yang ditetapkan. Selain itu, peserta afirmasi harus pernah menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA/sederajat di salah satu provinsi tersebut.
Khusus peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), diperlukan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Tahapan Seleksi STMKG 2026
Proses seleksi calon taruna STMKG terdiri atas beberapa tahapan, yaitu:
- Pendaftaran dan seleksi administrasi.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
- Seleksi kebugaran.
- Pemeriksaan kesehatan.
- Wawancara.
- Pengumuman kelulusan akhir.
Peserta harus memenuhi persyaratan administrasi dan dinyatakan lulus pada setiap tahap yang dipersyaratkan untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tes Kebugaran STMKG
Tes kebugaran menggunakan metode Cooper Test dengan lari sejauh 2,4 kilometer.
Untuk peserta laki-laki, catatan waktu kurang dari 8 menit 37 detik mendapatkan nilai tertinggi 100. Sementara bagi peserta perempuan, nilai 100 diberikan untuk waktu kurang dari 11 menit 50 detik.
Nilai 50 atau kategori sangat kurang diberikan apabila catatan waktu lebih dari 15 menit 31 detik untuk laki-laki dan lebih dari 18 menit 31 detik untuk perempuan.
Aspek yang Dinilai dalam Wawancara
Wawancara peserta mencakup sejumlah aspek, antara lain:
- Motivasi dan komitmen atau grit.
- Kemampuan berpikir kritis dan strategis.
- Kemampuan menyelesaikan masalah.
- Kemampuan interpersonal.
- Kesadaran diri.
- Kecerdasan emosi.
- Kemampuan belajar dan mengembangkan diri atau growth mindset.
Peserta dengan nilai 81–100 merupakan mereka yang dinilai memiliki pemahaman sangat baik, mampu menyampaikan jawaban secara logis dan relevan, serta dapat mempertimbangkan berbagai sisi ketika menghadapi persoalan.
Biaya Pendaftaran STMKG 2026
Meskipun biaya pendidikan selama menjadi taruna ditanggung negara, peserta tetap perlu menyiapkan biaya untuk proses seleksi.
| Komponen Biaya | Besaran |
|---|---|
| Pendaftaran STMKG | Rp75.000 |
| CAT BKN untuk SKD | Rp100.000 |
| CAT BKN untuk SKB | Rp100.000 |
Biaya perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan pribadi selama mengikuti rangkaian seleksi juga menjadi tanggung jawab peserta.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Beberapa dokumen yang diperlukan dalam proses pendaftaran antara lain:
- Bukti pembayaran pendaftaran sebesar Rp75.000.
- Pasfoto terbaru dengan latar belakang merah dalam format JPG, maksimal 500 KB.
- KTP, KK, KIA, atau surat keterangan dari Dukcapil dalam format JPG, maksimal 500 KB.
- Ijazah SMA/MA/SMK, SKL, surat keterangan aktif kelas XII, atau rapor kelas XII semester 1 dalam format PDF, maksimal 1.000 KB.
- Dokumen tambahan berupa akta kelahiran dan/atau KK bagi peserta afirmasi.
- Surat keterangan OAP dari MRP bagi peserta afirmasi OAP, lengkap dengan stempel basah, dalam format PDF maksimal 2.000 KB.
Peserta afirmasi perlu memastikan dokumen identitas dan riwayat pendidikan menunjukkan keterkaitan dengan provinsi afirmasi yang dipilih.
Cara Daftar STMKG 2026
Pendaftaran dilakukan melalui dua sistem, yakni portal STMKG dan SSCASN BKN.
Berikut langkah yang perlu dilakukan:
- Pelajari pengumuman resmi PTB STMKG.
- Buat akun melalui portal SIMAS STMKG.
- Bayarkan biaya pendaftaran sebesar Rp75.000.
- Simpan bukti pembayaran.
- Buat akun pada portal SSCASN BKN menggunakan NIK dan data yang diminta.
- Unggah bukti pembayaran serta dokumen persyaratan.
- Masuk kembali ke SSCASN menggunakan NIK dan kata sandi.
- Pilih STMKG sebagai sekolah kedinasan yang dituju.
- Periksa kembali seluruh data pada resume pendaftaran.
- Lakukan finalisasi dan cetak bukti pendaftaran.
Peserta hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan, sehingga pilihan perlu diperiksa sebelum proses finalisasi.
Portal Resmi Pendaftaran
Informasi dan proses pendaftaran dapat dilakukan melalui:
- Portal PTB STMKG: https://ptb.stmkg.ac.id/
- Portal SIMAS STMKG: https://simas.stmkg.ac.id/spmbfront/
- Portal SSCASN BKN: https://sscasn.bkn.go.id/
Calon peserta sebaiknya menggunakan situs resmi tersebut dan tidak memberikan NIK, kata sandi, OTP, maupun data pribadi kepada pihak yang menawarkan jaminan kelulusan.
Status Lulusan STMKG Setelah Pendidikan
STMKG dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia BMKG. Karena itu, peserta yang diterima harus bersedia bekerja di BMKG setelah menyelesaikan pendidikan dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.
Penempatan tidak terbatas pada satu kota. Lulusan dapat ditempatkan di berbagai unit BMKG di seluruh Indonesia, termasuk kantor pusat, balai besar, stasiun meteorologi, stasiun klimatologi, stasiun geofisika, serta unit operasional lainnya.
Lulusan juga tidak otomatis berstatus PNS tepat setelah wisuda. Pengangkatan sebagai ASN mengikuti formasi, mekanisme CPNS, dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.
Dengan jumlah formasi yang hanya 130 orang, calon peserta perlu mencermati persyaratan dan menyiapkan dokumen sejak sebelum pendaftaran dibuka. Ketentuan yang digunakan adalah aturan penerimaan STMKG Tahun Akademik 2026/2027, sehingga informasi dari penerimaan tahun sebelumnya tidak dapat langsung dijadikan acuan.









