Pendaftaran Petugas Haji 2027 Dibuka, Cek Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Resminya
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran bagi calon PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi dimulai pada Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB.
Pendaftaran tersebut dilakukan secara daring dan dibuka hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi, termasuk calon peserta dari Aceh, dapat mendaftar selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Seleksi PPIH 2027 terbagi dalam dua kelompok utama, yakni PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi. Selain itu, Kemenhaj juga membuka seleksi PPIH Kesehatan yang memiliki jadwal pendaftaran tersendiri.
Jadwal Seleksi Petugas Haji 2027
Calon peserta perlu memperhatikan setiap tahapan karena proses seleksi tidak berhenti pada pendaftaran. Setelah berkas dikirim, peserta akan melalui pemeriksaan administrasi, Computer Assisted Test (CAT), pemeriksaan kesehatan, hingga penetapan peserta pendidikan dan pelatihan.
Berikut jadwal seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi:
- 23 Agustus 2026: pengumuman seleksi.
- 25 Agustus 2026: pendaftaran dimulai pukul 13.00 WIB.
- 31 Agustus 2026: batas akhir pendaftaran dan unggah dokumen pukul 23.59 WIB.
- 2 September 2026: batas akhir verifikasi dokumen oleh Operator Siskohat.
- 5 September 2026: pelaksanaan CAT.
- 6 September 2026: pengumuman hasil CAT.
- 7 September 2026: pengumuman pelaksanaan MCU.
- 8-13 September 2026: pelaksanaan Medical Check Up (MCU).
- 9-18 September 2026: verifikasi dan validasi hasil MCU.
- 19 September 2026: pengumuman hasil MCU.
- 20 September 2026: pengumuman peserta pendidikan dan pelatihan.
Adapun PPIH Kesehatan memiliki rangkaian seleksi tersendiri. Pendaftaran berlangsung pada 20-26 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi dokumen, CAT, MCU, serta penetapan peserta diklat.
Tahapan PPIH Kesehatan dimulai dengan pengumuman seleksi pada 18 Agustus 2026. Verifikasi dokumen berakhir pada 28 Agustus, pengumuman hasil seleksi dokumen pada 29 Agustus, dan CAT dilaksanakan 31 Agustus 2026. Selanjutnya, pengumuman hasil CAT dilakukan 1 September, pengumuman MCU pada 2 September, pemeriksaan kesehatan berlangsung 3-8 September, verifikasi dan validasi MCU pada 4-13 September, pengumuman hasil MCU pada 14 September, serta pengumuman peserta diklat pada 15 September 2026.
Formasi Petugas Haji 2027
Kemenhaj membuka sejumlah posisi yang disiapkan untuk mendukung pelayanan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Untuk PPIH Kloter, salah satu formasi yang dibuka adalah Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter. Sementara itu, PPIH Arab Saudi memiliki enam jenis layanan, yaitu:
- Pelayanan Akomodasi.
- Pelayanan Konsumsi.
- Pelayanan Transportasi.
- Pelayanan Bimbingan Ibadah.
- Media Center Haji (MCH).
- Layanan Jemaah Lansia dan Penyandang Disabilitas.
Dengan demikian, terdapat tujuh posisi layanan yang berasal dari formasi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi.
Pada seleksi kesehatan, kebutuhan petugas mencakup PPIH Kesehatan Kloter, PPIH Kesehatan Arab Saudi, serta tenaga kesehatan bandara. Formasi kesehatan kloter antara lain ditujukan bagi dokter, dokter spesialis, dan perawat sesuai kebutuhan pelayanan jemaah.
Syarat Umum Petugas Haji 2027
Setiap calon peserta harus memenuhi ketentuan umum sebelum memilih formasi yang tersedia. Persyaratan tersebut meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Beragama Islam.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak sedang hamil bagi pelamar wanita.
- Memiliki izin suami bagi pelamar wanita yang telah berkeluarga.
- Memiliki komitmen penuh dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.
- Mempunyai integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik.
- Tidak sedang berstatus sebagai tersangka dalam proses hukum pidana.
- Memiliki identitas kependudukan yang sah.
- Memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.
- Mampu menggunakan komputer maupun gawai berbasis Android atau iOS.
- Diutamakan mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris.
Bagi ASN atau karyawan, terdapat pula ketentuan mengenai izin tertulis dari pimpinan tertinggi bidang SDM pada instansi asal.
Selain itu, pasangan suami istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, Pendukung PPIH, maupun PHD pada musim haji yang sama.
Syarat Khusus Sesuai Formasi
Setiap posisi memiliki ketentuan tambahan yang berbeda. Persyaratan tersebut berkaitan dengan usia, pengalaman, profesi, maupun sertifikasi.
Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi mensyaratkan usia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun saat mendaftar.
Pelaksana Bimbingan Ibadah memiliki rentang usia 35-60 tahun. Peserta juga harus pernah menunaikan ibadah haji dan mempunyai Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji.
Pelaksana Media Center Haji (MCH) diperuntukkan bagi peserta berusia 25-55 tahun. Pendaftar dari bidang jurnalistik harus bekerja pada media massa yang terverifikasi Dewan Pers dan dibuktikan dengan Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sedangkan unsur Humas Kementerian Haji dan Umrah dibuktikan melalui surat tugas kehumasan.
Sementara itu, Pelaksana Layanan Lansia dan Disabilitas memiliki ketentuan usia 25-45 tahun. Peserta yang mempunyai sertifikat atau pengalaman menangani lansia maupun penyandang disabilitas, termasuk kemampuan bahasa isyarat, menjadi yang diutamakan.
Untuk formasi kesehatan, calon peserta harus memenuhi ketentuan sesuai profesi tenaga kesehatan yang dilamar.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Kelengkapan administrasi menjadi bagian penting dalam tahap awal seleksi. Dokumen yang diperlukan dapat berbeda berdasarkan formasi yang dipilih.
Untuk formasi Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, dan Disabilitas, dokumen wajib yang perlu disiapkan antara lain:
- Surat rekomendasi instansi atau organisasi kemasyarakatan.
- KTP.
- Scan ijazah terakhir.
- Surat pernyataan kemampuan menggunakan IT atau gawai.
- SKCK bagi peserta non-ASN.
- SK kepegawaian terakhir bagi ASN.
Dokumen pendukung dapat berupa surat pernyataan telah berhaji, sertifikat TOEFL/TOAFL, sertifikat atau piagam penyelenggaraan haji selama dua tahun terakhir, serta surat izin suami.
Untuk formasi Bimbingan Ibadah, peserta harus melampirkan Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji. Sementara pelamar Media Center Haji perlu menyertakan Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan sesuai ketentuan formasi.
Surat rekomendasi harus berasal dari pihak yang memenuhi ketentuan, seperti Ketua Ormas Islam minimal tingkat kabupaten/kota, pejabat Eselon III Kementerian Haji dan Umrah atau kementerian terkait, Rektor/Ketua PTKI, maupun pimpinan pesantren yang memiliki izin resmi.
Cara Mendaftar Petugas Haji 2027
Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui portal resmi Petugas Haji. Peserta sebaiknya menyiapkan seluruh dokumen sebelum mulai mengisi formulir agar proses pendaftaran dapat dilakukan tanpa melewati batas waktu.
Tahap pendaftarannya secara umum sebagai berikut:
- Buka portal resmi pendaftaran Petugas Haji.
- Buat akun sesuai ketentuan yang berlaku.
- Pilih formasi berdasarkan kualifikasi yang dimiliki.
- Isi data diri dan informasi yang diminta.
- Unggah dokumen persyaratan.
- Periksa kembali seluruh data dan berkas.
- Kirim pendaftaran sebelum batas waktu.
- Pantau hasil verifikasi serta informasi mengenai tahapan berikutnya.
Setiap NIK KTP hanya dapat digunakan untuk satu kali pembuatan akun pendaftaran. Karena itu, calon peserta perlu memastikan data yang dimasukkan sudah benar sebelum melakukan submit.
Link Pendaftaran Resmi Petugas Haji 2027
Pendaftaran PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi dilakukan melalui portal resmi Petugas Haji.
Portal Resmi Pendaftaran Petugas Haji 2027
Peserta sebaiknya menggunakan portal tersebut untuk membuat akun, mengisi profil, serta mengunggah dokumen administrasi. Penggunaan kanal resmi juga penting untuk menghindari penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak berkepentingan.
Seleksi Petugas Haji 2027 Tidak Dipungut Biaya
Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh proses seleksi PPIH 2027 berlangsung tanpa pungutan biaya dan bebas gratifikasi. Peserta harus melakukan pendaftaran secara mandiri dan menyerahkan dokumen yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo mengatakan proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk memperoleh petugas yang profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki orientasi pelayanan kepada jemaah.
Karena itu, masyarakat perlu menghindari pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Janji untuk meluluskan peserta dengan imbalan tertentu tidak menjadi bagian dari mekanisme resmi seleksi.
Tahapan Seleksi Petugas Haji 2027
Setelah pendaftaran ditutup, peserta yang memenuhi ketentuan administrasi akan mengikuti tahapan berikutnya.
Secara umum, proses seleksi terdiri atas:
- Pendaftaran
Peserta membuat akun, melengkapi profil, memilih formasi, dan mengunggah dokumen melalui portal resmi. - Verifikasi dokumen
Berkas peserta diperiksa untuk memastikan kesesuaian data dan persyaratan dengan formasi yang dipilih. - Computer Assisted Test (CAT)
Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi mengikuti CAT yang dijadwalkan pada 5 September 2026. - Medical Check Up
Peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan yang ditetapkan. - Pendidikan dan pelatihan
Peserta yang dinyatakan lolos seluruh rangkaian seleksi kemudian ditetapkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sebelum menjalankan tugas.
Petugas Haji Memiliki Peran dalam Pelayanan Jemaah
Petugas haji nantinya tidak hanya menangani kebutuhan administratif. Mereka akan terlibat langsung dalam pelayanan jemaah, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah hingga pendampingan bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Oleh sebab itu, kemampuan teknis perlu disertai integritas, kemampuan bekerja sama, kesehatan yang memadai, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi PPIH 1448 H/2027 M, pendaftaran PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi berlangsung 25-31 Agustus 2026. Calon peserta perlu segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh persyaratan sesuai dengan formasi yang dipilih.
Seluruh proses seleksi dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak dipungut biaya. Informasi mengenai perubahan jadwal, persyaratan, serta tahapan selanjutnya perlu dipantau melalui portal resmi Kementerian Haji dan Umrah RI.
Files, images, and data analysis are unavailable until usage resets at 4:26 PM. Continue chatting with text only, or upgrade for more access.
Try Plus free









