Harga BBM Pertamina 10 Agustus 2026, Pertamax Turun dan Daftar Lengkap Tiap Wilayah
Harga BBM Pertamina pada Senin, 10 Agustus 2026, masih mengikuti tarif yang ditetapkan sejak 1 Agustus 2026. Perubahan harga terjadi pada sejumlah BBM nonsubsidi, sementara harga BBM subsidi tetap dipertahankan.
Pertamax di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur dibanderol Rp15.950 per liter. Harga tersebut turun Rp300 dibandingkan Juli 2026 yang masih berada di angka Rp16.250 per liter.
Pertamax Turbo di wilayah yang sama juga turun menjadi Rp18.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 berada di harga Rp16.600 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Untuk BBM subsidi, pemerintah masih mempertahankan harga Pertalite sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
Harga BBM Pertamina 10 Agustus 2026
Harga BBM Pertamina berbeda berdasarkan wilayah. Berikut daftar harga yang berlaku:
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp15.850 per liter
Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
- Biosolar non-subsidi NTT: Rp19.600 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp15.850 per liter
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi dan Gorontalo
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp16.200 per liter
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.650 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.100 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp20.550 per liter
- Pertamina Dex: Rp22.100 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp16.550 per liter
Papua
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp16.200 per liter
Papua Barat dan Papua Barat Daya
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp16.200 per liter
Maluku, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp16.200 per liter
FTZ Batam
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp15.150 per liter
- Pertamax Turbo: Rp17.400 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp18.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp20.100 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp15.050 per liter
FTZ Sabang
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp14.950 per liter
- Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp18.450 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp14.850 per liter
- Harga Pertamax Turun Mulai Agustus 2026
Penurunan harga Pertamax membuat biaya pengisian tangki kendaraan ikut berkurang. Untuk Toyota Avanza yang memiliki kapasitas tangki 43 liter, pengisian dari kondisi kosong hingga penuh dengan Pertamax Rp15.950 per liter membutuhkan sekitar Rp685.850.
Pada harga sebelumnya, Rp16.250 per liter, biaya yang diperlukan mencapai Rp698.750. Dengan demikian, terdapat selisih Rp12.900 untuk satu kali pengisian penuh.
Mitsubishi Xpander dengan kapasitas tangki 45 liter membutuhkan sekitar Rp717.750 untuk sekali pengisian penuh menggunakan Pertamax dengan harga saat ini. Sebelumnya, biaya tersebut mencapai Rp731.250 sehingga terdapat penghematan Rp13.500.
Jika kendaraan diisi penuh empat kali dalam sebulan, penghematan teoritis mencapai sekitar Rp51.600 untuk Avanza dan Rp54.000 bagi Xpander. Perhitungan tersebut merupakan simulasi dengan asumsi tangki selalu diisi dari kondisi kosong.
Pengeluaran BBM dalam penggunaan sehari-hari tetap dapat berbeda karena dipengaruhi jarak perjalanan, kondisi lalu lintas, pola berkendara, dan konsumsi bahan bakar kendaraan.
Alasan Harga BBM Nonsubsidi Berubah
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pertamina juga memperhatikan daya beli masyarakat serta ketersediaan pasokan BBM nasional.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah masih mempertahankan harga BBM subsidi. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peluncuran buku Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut Prabowo, pengelolaan energi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Pertamina memungkinkan pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi meskipun kondisi energi global mengalami tekanan.
Dengan demikian, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Harga BBM dapat dipantau melalui informasi harga BBM berdasarkan wilayah pada layanan MyPertamina.









