Peserta BPJS Kesehatan dapat memeriksa status kepesertaan secara mandiri melalui berbagai kanal layanan yang tersedia.
Perkembangan sistem digital membuat pengecekan tidak lagi harus dilakukan dengan datang ke kantor cabang, karena informasi kepesertaan dapat diakses melalui aplikasi, WhatsApp, chatbot, maupun sambungan telepon.
Pemeriksaan status penting dilakukan sebelum menggunakan layanan kesehatan agar peserta mengetahui apakah kepesertaannya masih aktif.
Selain itu, peserta dapat mengetahui informasi mengenai kelas perawatan, data pribadi, hingga iuran yang tercatat.
Mengutip informasi dari UMSU, berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk memeriksa status BPJS Kesehatan.
Cek Status BPJS melalui Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu sarana resmi yang dapat digunakan untuk melihat informasi kepesertaan. Peserta dapat mengaksesnya melalui smartphone dengan tahapan berikut:
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
- Masuk menggunakan NIK, nomor kartu BPJS Kesehatan, atau nomor ponsel yang telah terdaftar.
- Masukkan password dan captcha.
- Setelah berhasil login, pilih menu “Info Peserta”.
- Sistem akan menampilkan sejumlah informasi, seperti:
- Status kepesertaan.
- Kelas perawatan.
- Identitas peserta.
- Informasi iuran.
Melalui menu tersebut, peserta dapat langsung mengetahui apakah kepesertaannya masih aktif atau sudah berubah status.
Cek Kepesertaan melalui WhatsApp PANDAWA
BPJS Kesehatan menyediakan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) untuk membantu peserta memperoleh berbagai informasi administrasi.
Layanan tersebut dapat diakses melalui nomor 0811-8165-165.
Tahapan pengecekan melalui PANDAWA adalah:
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Kirim pesan ke nomor 08118165165.
- Kirim pesan awal seperti “Halo” atau “Tes”.
- Ikuti petunjuk yang diberikan sistem.
- Pilih menu “Informasi”.
- Pilih “Cek Status Kepesertaan”.
- Masukkan NIK atau nomor BPJS Kesehatan.
- Masukkan tanggal lahir dengan format YYYY-MM-DD.
- Tunggu balasan sistem yang berisi status kepesertaan.
Mengecek Status BPJS melalui Chatbot CHIKA
Peserta juga dapat menggunakan CHIKA, yaitu layanan chatbot BPJS Kesehatan yang menyediakan informasi secara otomatis.
Dalam informasi ini, CHIKA disebut dapat diakses melalui WhatsApp dan Telegram melalui kanal berikut:
- WhatsApp: 0811-8750-400
- Telegram: @Chika_BPJSKesehatan_bot
Cara menggunakannya:
- Buka WhatsApp atau Telegram.
- Hubungi kanal CHIKA yang tersedia.
- Ketik angka 1 pada kolom percakapan.
- Pilih menu “Informasi”.
- Pilih “Cek Status Peserta”.
- Masukkan NIK atau nomor BPJS.
- Masukkan tanggal lahir dengan format YYYYMMDD.
Setelah seluruh informasi terverifikasi, sistem akan memberikan keterangan mengenai status kepesertaan.
Cek Status secara Langsung di Kantor Cabang
Peserta yang mengalami kendala ketika menggunakan layanan daring masih dapat melakukan pengecekan secara langsung di kantor cabang BPJS Kesehatan.
Metode ini juga dapat dipilih jika peserta perlu sekaligus melakukan perubahan data atau menyelesaikan persoalan administrasi lainnya.
Dokumen yang perlu dibawa antara lain:
- KTP.
- Kartu BPJS Kesehatan.
Setelah tiba di kantor cabang, peserta cukup menyampaikan kepada petugas bahwa ingin mengetahui status kepesertaannya.
Mengecek BPJS melalui Call Center 165
BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 untuk peserta yang membutuhkan bantuan melalui sambungan telepon. Layanan ini disebut beroperasi selama 24 jam.
Proses pengecekan dilakukan melalui tahapan berikut:
- Hubungi 165 menggunakan ponsel.
- Pilih menu layanan jenis 1.
- Pilih pilihan untuk memeriksa status kepesertaan.
- Masukkan NIK atau nomor peserta BPJS.
- Masukkan tanggal lahir untuk proses verifikasi.
Setelah data berhasil diverifikasi, sistem atau petugas akan memberikan informasi mengenai status peserta. Penggunaan layanan call center dapat dikenai biaya sesuai tarif operator.
Data yang Perlu Disiapkan
Peserta sebaiknya menyiapkan beberapa data sebelum melakukan pengecekan agar proses berlangsung lebih cepat. Informasi yang umumnya dibutuhkan meliputi NIK, nomor kartu BPJS Kesehatan, dan tanggal lahir.
Untuk layanan tatap muka, peserta juga perlu membawa identitas dan kartu kepesertaan apabila diperlukan dalam proses verifikasi.
Mengapa Status BPJS Perlu Diperiksa?
Pengecekan sebelum berobat membantu peserta memastikan kepesertaan masih dapat digunakan. Status yang diketahui sejak awal juga memudahkan peserta mengetahui apabila terdapat persoalan administratif atau perubahan data.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, peserta dapat mengambil langkah yang diperlukan sebelum membutuhkan layanan kesehatan.
Kesimpulan
Peserta BPJS Kesehatan memiliki beberapa pilihan untuk memeriksa status kepesertaan, mulai dari Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA, chatbot CHIKA, Call Center 165, hingga kantor cabang.
Setiap metode membutuhkan data dasar seperti NIK, nomor BPJS, dan tanggal lahir. Dengan memanfaatkan kanal yang tersedia, peserta dapat mengetahui status kepesertaan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.









