Peserta BPJS Kesehatan dapat memeriksa status kepesertaan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Pemeriksaan ini penting karena status aktif menjadi salah satu syarat agar peserta dapat menggunakan layanan kesehatan di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan menyediakan beberapa kanal untuk melakukan pengecekan, baik secara digital maupun tatap muka.
Peserta dapat menggunakan Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA, chatbot CHIKA, Care Center 165, atau mendatangi kantor cabang.
Mengutip panduan Kompas.com, berikut lima metode yang dapat digunakan untuk mengetahui status kepesertaan BPJS Kesehatan.
Cek melalui Mobile JKN
Mobile JKN menjadi salah satu pilihan praktis untuk melihat informasi kepesertaan melalui smartphone. Selain status aktif, aplikasi tersebut juga menyediakan informasi mengenai kelas perawatan, identitas peserta, dan iuran.
Langkah pengecekannya:
- Unduh aplikasi Mobile JKN dari Play Store atau App Store.
- Login menggunakan NIK, nomor kartu BPJS Kesehatan, atau nomor ponsel yang telah terdaftar.
- Masukkan password dan captcha.
- Setelah berhasil masuk, buka menu “Info Peserta”.
- Periksa informasi status kepesertaan yang ditampilkan.
Informasi pada menu tersebut akan menunjukkan apakah status peserta masih aktif atau tidak.
Cek melalui WhatsApp PANDAWA
Peserta juga dapat memanfaatkan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) untuk memperoleh informasi mengenai kepesertaan.
Nomor layanan yang tercantum adalah 0811-8165-165.
Tahap pengecekan dapat dilakukan dengan cara:
- Buka WhatsApp pada ponsel.
- Kirim pesan ke nomor 08118165165.
- Kirim pesan awal seperti “Halo” atau “Tes”.
- Ikuti pilihan yang diberikan sistem.
- Pilih menu “Informasi”.
- Tekan “Cek Status Kepesertaan”.
- Masukkan NIK atau nomor kartu BPJS.
- Masukkan tanggal lahir dengan format YYYY-MM-DD.
- Tunggu balasan berisi informasi status peserta.
Memeriksa Status melalui CHIKA
CHIKA merupakan chatbot BPJS Kesehatan yang dapat membantu peserta memperoleh informasi secara otomatis. Layanan ini dalam informasi yang menjadi dasar artikel dapat digunakan melalui WhatsApp maupun Telegram.
Kanal yang disebut tersedia adalah:
- WhatsApp: 0811-8750-400
- Telegram: @Chika_BPJSKesehatan_bot
Cara menggunakannya:
- Buka WhatsApp atau Telegram.
- Hubungi kanal CHIKA.
- Ketik angka 1 pada percakapan.
- Pilih menu “Informasi”.
- Pilih “Cek Status Peserta”.
- Masukkan NIK atau nomor BPJS Kesehatan.
- Masukkan tanggal lahir dengan format YYYYMMDD.
- Tunggu sistem menampilkan informasi kepesertaan.
Cek melalui Care Center 165
Peserta yang kesulitan menggunakan layanan digital dapat menghubungi Care Center BPJS Kesehatan 165. Layanan ini disebut tersedia selama 24 jam.
Tahapan pemeriksaannya:
- Hubungi nomor 165 melalui ponsel.
- Pilih menu layanan jenis 1.
- Pilih opsi pemeriksaan status kepesertaan.
- Masukkan NIK atau nomor peserta BPJS.
- Masukkan tanggal lahir untuk keperluan verifikasi.
- Tunggu informasi dari sistem atau petugas.
Penggunaan layanan telepon dapat dikenakan biaya sesuai tarif operator yang digunakan.
Datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Pemeriksaan secara langsung tetap dapat dilakukan apabila peserta mengalami kendala pada kanal digital atau ingin sekaligus mengurus persoalan administrasi lainnya.
Peserta cukup membawa:
- KTP.
- Kartu BPJS Kesehatan.
Setelah tiba di kantor cabang, sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin memeriksa status kepesertaan. Petugas kemudian membantu melakukan pengecekan berdasarkan data yang tersedia.
Mengapa Status Kepesertaan Perlu Diperiksa?
Pengecekan secara berkala membantu peserta memastikan layanan BPJS dapat digunakan ketika diperlukan.
Pemeriksaan juga dapat mengetahui lebih awal apabila terdapat perubahan status, persoalan administrasi, atau informasi kepesertaan yang perlu diperbarui.
Bagi peserta yang hendak berobat, mengetahui status sejak awal dapat mengurangi risiko mengalami kendala ketika mengakses pelayanan kesehatan.
Kesimpulan
Peserta BPJS Kesehatan memiliki lima pilihan untuk memeriksa status kepesertaan, yaitu melalui Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA, chatbot CHIKA, Care Center 165, atau kantor cabang.
Masing-masing metode membutuhkan data untuk verifikasi, seperti NIK, nomor BPJS, dan tanggal lahir. Dengan mengecek status secara berkala, peserta dapat memastikan kepesertaan tetap aktif dan siap digunakan ketika membutuhkan layanan kesehatan.









