Kementerian Sosial memperbarui data penerima bantuan sosial secara berkala melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemutakhiran tersebut dilakukan untuk membantu memastikan bantuan pemerintah diberikan kepada masyarakat sesuai kondisi sosial ekonomi yang tercatat.
Masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga perlu memperhatikan kategori desilnya.
Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelompok yang mendapat prioritas bantuan sosial.
Informasi dari akun Instagram resmi Pusdatin Kesos menyebutkan bahwa penerima bansos umumnya berasal dari Desil 1 sampai Desil 4.
Adapun masyarakat yang masuk Desil 5 masih memiliki kesempatan memperoleh bantuan, tetapi tidak termasuk kelompok dengan prioritas utama.
Cara Mengecek Desil Bansos Menggunakan NIK KTP
Masyarakat dapat mengetahui informasi desil dan status bantuan secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial. Proses pencarian dapat dilakukan dengan memasukkan data wilayah dan NIK KTP.
Berikut tahapan yang dapat diikuti:
- Kunjungi Situs Kemensos
Buka laman resmi pengecekan bansos melalui situs Kemensos. - Lengkapi Wilayah Domisili
Masukkan provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, serta desa atau kelurahan sesuai tempat tinggal. - Masukkan NIK
Ketik Nomor Induk Kependudukan yang tercantum pada KTP dan telah terdaftar dalam sistem. - Isi Captcha
Masukkan empat karakter captcha yang ditampilkan. Jika tulisan sulit dibaca, gunakan tombol refresh untuk memperoleh kode baru. - Pilih “Cari Data”
Setelah seluruh kolom terisi, tekan tombol pencarian. Sistem kemudian akan menampilkan informasi yang tersedia, termasuk status penerima bansos, kelompok desil, jenis bantuan, serta informasi pencairan.
Arti Desil 1 sampai 10 dalam DTSEN
Data sosial ekonomi masyarakat dalam DTSEN dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Setiap desil menggambarkan posisi ekonomi rumah tangga dalam kelompok tersebut.
Desil 1 – Sangat Miskin
Desil 1 mencakup masyarakat yang berada dalam kelompok miskin ekstrem. Kategori ini menjadi salah satu kelompok yang mendapat prioritas utama dalam penyaluran bantuan sosial pemerintah.
Desil 2 – Miskin
Masyarakat yang masuk Desil 2 tergolong dalam kelompok miskin dan menjadi sasaran utama untuk sejumlah bantuan sosial rutin.
Desil 3 – Hampir Miskin
Desil 3 menggambarkan kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih memiliki risiko menghadapi kesulitan keuangan apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi.
Desil 4 – Rentan Miskin
Kelompok Desil 4 memiliki kondisi ekonomi yang relatif cukup, tetapi masih rentan mengalami tekanan ekonomi atau masalah keuangan.
Desil 5 – Menengah Bawah
Desil 5 mencakup masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah yang cenderung lebih stabil. Kelompok ini masih berpeluang memperoleh bansos, tetapi tidak menjadi sasaran dengan prioritas utama.
Desil 6–10 – Menengah hingga Sejahtera
Desil 6 sampai Desil 10 mencakup kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah hingga sejahtera.
Karena tingkat kesejahteraannya dinilai lebih baik, kelompok tersebut pada umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos reguler.
Mengapa Status Desil Perlu Diperiksa?
Keluarga Penerima Manfaat perlu memantau informasi desil dan data DTSEN secara berkala. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah data yang tercatat masih sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Jika terdapat perubahan data atau status bantuan tiba-tiba tidak lagi muncul, masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada pihak desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Laporan tersebut dapat menjadi dasar untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi ulang.
Penutup
Kementerian Sosial terus melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi untuk meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan.
Masyarakat dapat ikut memastikan data mereka tetap sesuai dengan melakukan pengecekan status desil menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kemensos.
Dengan data yang terus diperbarui, bantuan sosial diharapkan dapat lebih tepat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.









