BPJS Kesehatan kini dapat didaftarkan secara daring sehingga calon peserta tidak perlu datang dan mengantre di kantor cabang.
Pada 2026, proses pendaftaran semakin praktis karena tersedia layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengurus kepesertaan langsung dari ponsel.
Calon peserta hanya perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan, memastikan data sesuai dengan catatan Dukcapil, kemudian mengikuti tahapan pendaftaran melalui layanan resmi.
Mengetahui persyaratan sejak awal juga dapat membantu menghindari kesalahan saat proses verifikasi.
Syarat Daftar BPJS Kesehatan Online 2026
Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen dan informasi sebelum memulai pendaftaran. Data yang diberikan harus sesuai dengan dokumen kependudukan agar proses pemeriksaan dapat berjalan tanpa hambatan.
Beberapa persyaratan yang perlu disiapkan meliputi:
- Kartu Keluarga (KK)
Gunakan KK terbaru yang datanya sudah tercatat di Dukcapil. - KTP elektronik
e-KTP diperlukan untuk memastikan identitas calon peserta. - NPWP
Dokumen ini bersifat opsional sesuai kategori kepesertaan. Untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, NPWP disebut sebagai salah satu persyaratan. - Rekening bank
Rekening diperlukan untuk pembayaran iuran. Bank yang dapat digunakan antara lain BRI, Mandiri, BNI, BTN, serta bank lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. - Alamat email aktif
Email digunakan untuk menerima pemberitahuan terkait pendaftaran dan informasi tagihan. - Nomor telepon aktif
Nomor HP diperlukan untuk proses verifikasi melalui kode OTP serta menerima informasi penting mengenai kepesertaan.
Pastikan foto atau hasil pemindaian dokumen dapat terbaca dengan jelas. Data yang berbeda antara formulir dan dokumen kependudukan berpotensi membuat proses pendaftaran tertunda.
Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Lewat HP
Pendaftaran dapat dilakukan menggunakan aplikasi Mobile JKN yang disediakan BPJS Kesehatan. Setelah aplikasi terpasang, calon peserta dapat mengikuti tahapan berikut:
- Pasang aplikasi Mobile JKN
Unduh Mobile JKN melalui Google Play Store untuk perangkat Android atau App Store bagi pengguna iOS. - Registrasi akun atau masuk
Pengguna yang belum mempunyai akun perlu melakukan pendaftaran. Sementara itu, peserta yang sudah memiliki akun dapat langsung login. - Buka menu pendaftaran peserta
Setelah berada di halaman utama aplikasi, pilih opsi “Pendaftaran Peserta”. - Setujui ketentuan yang tersedia
Baca informasi persyaratan dan ketentuan yang ditampilkan, kemudian pilih persetujuan untuk melanjutkan. - Masukkan identitas diri
Isi NIK, nama lengkap, tanggal lahir, dan data lainnya berdasarkan KTP serta KK. - Lengkapi alamat tempat tinggal
Masukkan informasi alamat sesuai KK terbaru, termasuk kode pos. - Tentukan FKTP
Calon peserta dapat memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti Puskesmas, Klinik Pratama, atau Dokter Keluarga. Fasilitas tersebut nantinya menjadi tempat pertama untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan. - Pilih kelas perawatan
Tentukan kelas perawatan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan membayar iuran. Pilihan tersebut berkaitan dengan besaran iuran bulanan.
- Kirim dokumen persyaratan
Unggah foto atau hasil scan KTP, KK, serta NPWP apabila diperlukan. Pastikan seluruh berkas tidak buram dan informasi di dalamnya dapat dibaca. - Periksa kembali data
Sebelum mengirim permohonan, teliti seluruh informasi yang sudah dimasukkan untuk memastikan tidak ada kesalahan. - Dapatkan kode pembayaran
Setelah data selesai diverifikasi, sistem akan memberikan kode yang digunakan untuk pembayaran iuran pertama. - Bayar iuran pertama
Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, maupun internet banking sesuai pilihan bank yang tersedia. - Kepesertaan menjadi aktif
Setelah pembayaran berhasil, status kepesertaan akan aktif. Kartu peserta dalam bentuk digital juga dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Mendaftar
Peserta perlu menjaga pembayaran iuran tetap lancar setiap bulan. Keterlambatan pembayaran dapat menyebabkan status kepesertaan menjadi tidak aktif sementara sehingga layanan kesehatan tidak dapat digunakan sampai kewajiban pembayaran diselesaikan.
Karena itu, peserta sebaiknya memastikan saldo rekening mencukupi atau menggunakan metode pembayaran yang mudah dipantau agar iuran tidak terlewat.
Kesimpulan
Pendaftaran BPJS Kesehatan secara online pada 2026 memberikan pilihan yang lebih praktis bagi masyarakat.
Seluruh proses dapat dilakukan melalui ponsel dengan menyiapkan dokumen yang diperlukan, mengisi data sesuai identitas resmi, memilih FKTP dan kelas perawatan, kemudian menyelesaikan pembayaran iuran pertama.
Ketelitian saat memasukkan data menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran. Setelah kepesertaan aktif, peserta juga perlu membayar iuran secara rutin agar status tetap dapat digunakan ketika membutuhkan layanan kesehatan.









