Nasabah BCA yang mendapati kartu ATM tidak lagi berada di tempat semula sebaiknya segera mengambil langkah pengamanan. Kartu yang hilang berpotensi disalahgunakan apabila ditemukan dan dimanfaatkan oleh orang lain.
BCA menyediakan beberapa pilihan layanan untuk menonaktifkan kartu debit yang tidak lagi dikuasai pemiliknya. Setelah pemblokiran dilakukan, nasabah dapat mengurus kartu pengganti sesuai ketentuan yang berlaku.
Berikut langkah yang dapat dilakukan mulai dari pemblokiran hingga mendapatkan kartu ATM BCA yang baru.
Segera Blokir Kartu yang Hilang
Pemblokiran menjadi langkah penting ketika kartu ATM tidak kunjung ditemukan. Tindakan tersebut dilakukan untuk membatasi kemungkinan kartu digunakan oleh pihak lain.
Nasabah tidak perlu menunggu hingga mengetahui lokasi kartu atau memastikan bahwa kartu benar-benar hilang. Jika kartu sudah tidak diketahui keberadaannya, pemblokiran dapat dilakukan melalui layanan BCA yang tersedia.
Cara Memblokir Kartu ATM BCA
Pemblokiran kartu debit dapat dilakukan melalui sejumlah kanal BCA. Nasabah dapat memanfaatkan layanan digital maupun menghubungi layanan bantuan apabila mengalami kendala.
Memakai myBCA
Aplikasi myBCA menyediakan fitur untuk mengatur sekaligus memblokir kartu debit. Langkah yang dapat dilakukan adalah:
- Buka aplikasi myBCA dan lakukan login.
- Pilih menu Akun Saya.
- Masuk ke Kontrol Akun.
- Pilih Kartu Debit.
- Tentukan kartu yang ingin dinonaktifkan.
- Tekan pilihan Blokir.
- Lakukan konfirmasi menggunakan PIN myBCA.
Melalui BCA mobile
Nasabah juga dapat melakukan pemblokiran melalui aplikasi BCA mobile. Untuk kartu Debit Contactless, prosesnya dilakukan melalui menu Akun Saya, kemudian memilih Blokir dan mengonfirmasi tindakan tersebut dengan PIN m-BCA.
Menghubungi Halo BCA
Jika tidak dapat menggunakan layanan digital, nasabah bisa meminta bantuan melalui Halo BCA. Nomor resmi yang dicantumkan BCA adalah 1500888.
Bantuan juga tersedia melalui aplikasi haloBCA dan fitur Pusat Bantuan di myBCA.
Nasabah perlu memastikan komunikasi dilakukan melalui kanal resmi. PIN, OTP, nomor kartu, dan informasi perbankan lainnya tidak boleh diberikan kepada pihak yang mengaku sebagai petugas BCA melalui pesan atau tautan mencurigakan.
Persiapan Sebelum Mengajukan Kartu Pengganti
Sesudah kartu lama diblokir, langkah selanjutnya adalah mengurus penggantian kartu. Persyaratan dapat berbeda sesuai jenis rekening dan ketentuan BCA.
Pada rekening Tahapan BCA, kartu Paspor BCA digunakan untuk kebutuhan ATM, debit, dan tunai. Informasi produk Tahapan BCA mencantumkan biaya pembuatan atau penggantian kartu akibat rusak maupun hilang sebesar Rp20.000.
Beberapa dokumen yang sebaiknya disiapkan meliputi:
- KTP asli yang masih berlaku dan sesuai dengan data rekening.
- Buku tabungan jika rekening yang digunakan memiliki buku tabungan.
- Dana untuk membayar biaya penggantian kartu.
- Dokumen tambahan apabila dipersyaratkan oleh BCA.
Persyaratan dapat menyesuaikan jenis rekening serta kondisi kartu. Untuk memastikan dokumen yang diperlukan, nasabah sebaiknya mengecek informasi melalui kanal resmi BCA sebelum datang ke kantor cabang.
Proses Mengganti Kartu ATM BCA
Jika penggantian kartu harus dilakukan melalui kantor cabang, nasabah dapat mengikuti tahapan berikut:
- Siapkan KTP dan dokumen lain yang menjadi persyaratan.
- Urus surat kehilangan apabila dokumen tersebut diperlukan oleh BCA.
- Datang ke kantor cabang BCA.
- Sampaikan kepada petugas bahwa kartu ATM hilang dan ingin membuat kartu pengganti.
- Ambil nomor antrean untuk layanan customer service.
- Jalani pemeriksaan serta verifikasi data.
- Ajukan penerbitan kartu baru.
- Terima kartu pengganti setelah proses layanan selesai sesuai prosedur BCA.
Durasi pelayanan tidak selalu sama. Waktu yang dibutuhkan dapat dipengaruhi oleh kondisi kantor cabang, jumlah antrean, jenis kartu, serta kelengkapan dokumen nasabah.
Setelah Kartu Baru Diterima
Kartu pengganti perlu segera dijaga keamanannya setelah diterima. Nasabah sebaiknya menggunakan PIN yang sulit ditebak dan tidak menuliskannya pada kartu atau menyimpannya bersama kartu.
Pengecekan mutasi rekening secara rutin juga dapat membantu nasabah mengetahui transaksi yang terjadi. Apabila tersedia pada rekening atau layanan yang digunakan, notifikasi transaksi dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas rekening.
Cara Mencegah Kartu Kembali Hilang
Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengurangi risiko kehilangan kartu:
- Simpan kartu di tempat yang aman saat tidak digunakan.
- Jangan menyerahkan informasi kartu kepada orang lain.
- Jangan memasukkan data kartu melalui tautan yang tidak jelas sumbernya.
- Periksa mutasi rekening secara berkala.
- Segera blokir kartu jika kembali tidak ditemukan.
- Gunakan kanal resmi BCA ketika membutuhkan bantuan.
BCA juga mengingatkan nasabah agar tidak sembarangan memberikan data pribadi maupun informasi perbankan kepada orang yang mengaku sebagai customer service. Pesan yang meminta nasabah memasukkan data melalui tautan mencurigakan perlu dihindari.
Jangan Menunda Saat Kartu ATM BCA Hilang
Kartu ATM BCA yang tidak ditemukan sebaiknya langsung diamankan dengan melakukan pemblokiran. Setelah itu, nasabah dapat melanjutkan pengajuan kartu baru sesuai ketentuan rekening yang dimiliki.
Pada Agustus 2026, pemblokiran dapat dilakukan melalui layanan digital seperti myBCA dan BCA mobile, sementara nasabah juga dapat meminta bantuan melalui Halo BCA.
Tindakan cepat menjadi bagian penting dalam menjaga rekening. Karena itu, ketika kartu tidak lagi diketahui keberadaannya, pemblokiran sebaiknya segera dilakukan dan seluruh proses bantuan hanya melalui kanal resmi BCA.








