Kementerian Sosial (Kemensos) menjadikan data sosial ekonomi masyarakat sebagai salah satu rujukan untuk menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial. Pada Agustus 2026, masyarakat dapat mengecek posisi desil keluarga sekaligus mengetahui informasi bantuan sosial secara online melalui laman resmi Cek Bansos dengan memasukkan NIK yang tertera pada KTP.
Layanan tersebut bisa digunakan melalui HP sehingga masyarakat tidak perlu mendatangi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial hanya untuk melakukan pengecekan. Data yang ditampilkan dapat membantu masyarakat mengetahui kelompok kesejahteraan keluarganya serta melihat apakah ada bantuan sosial yang tercatat sebagai bagian dari data penerima manfaat.
Mengenal Desil pada Data Bansos
Desil merupakan pembagian keluarga ke dalam kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dihitung dari berbagai kondisi sosial ekonomi. Beberapa hal yang menjadi bagian dari penilaian antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Keluarga dalam data tersebut dibagi menjadi 10 kelompok. Masing-masing desil mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Desil 1 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sementara Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Pembagiannya sebagai berikut:
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
- Desil 2: Kelompok keluarga miskin.
- Desil 3: Kelompok keluarga yang hampir miskin.
- Desil 4: Kelompok keluarga yang rentan miskin.
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil.
- Desil 6: Kelompok menengah.
- Desil 7: Kelompok menengah atas.
- Desil 8: Kelompok keluarga mapan.
- Desil 9: Kelompok keluarga kaya.
- Desil 10: Kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Posisi desil tidak bersifat tetap. Kondisi keluarga dapat berubah sehingga data yang tercatat juga dapat mengalami pembaruan. Jika informasi dalam sistem tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos. Data tersebut kemudian dapat dihitung kembali secara berkala.
Kelompok Desil yang Bisa Menjadi Sasaran Bansos 2026
Pada Agustus 2026, posisi desil menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran bantuan sosial. Meski demikian, berada pada kelompok desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang memperoleh seluruh jenis bantuan. Setiap program mempunyai persyaratan dan ketentuan penerima yang berbeda.
Mengacu pada informasi di laman resmi Cek Bansos, kelompok yang dapat diusulkan meliputi:
- Desil 1–4: dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
- Desil 1–4: dapat diusulkan sebagai penerima Program Sembako.
- Desil 5: dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Dengan demikian, masyarakat tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa keluarga yang berada di luar kelompok desil tertentu pasti tidak memperoleh bantuan. Penetapan penerima tetap dipengaruhi oleh ketentuan masing-masing program, pembaruan data, serta proses penetapan penerima manfaat.
Cara Cek Desil Bansos 2026 lewat Website
Pengecekan posisi desil dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP. Masyarakat cukup membuka browser melalui HP dan mengakses laman resmi Cek Bansos.
Tahapannya adalah sebagai berikut:
- Buka laman resmi Cek Bansos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP.
- Masukkan kode verifikasi yang tersedia di halaman.
- Apabila kode sulit dibaca, gunakan opsi untuk memperbaruinya.
- Klik tombol “CARI DATA”.
- Tunggu sampai sistem selesai memproses NIK dan menampilkan hasil pencarian.
Informasi yang muncul dapat menunjukkan data kesejahteraan serta bantuan sosial yang tercatat dalam sistem berdasarkan data yang dimasukkan.
Cara Cek Data Bansos melalui Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan tidak hanya tersedia melalui situs resmi. Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos melalui HP untuk melihat informasi yang berkaitan dengan data kesejahteraan dan bantuan sosial.
Berikut cara menggunakannya:
- Unduh dan pasang aplikasi Cek Bansos pada HP.
- Setelah aplikasi terpasang, buka layanan tersebut.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK KTP yang terdiri dari 16 digit.
- Pilih “Cari Data”.
- Perhatikan informasi yang ditampilkan pada layar.
Hasil pencarian dapat digunakan untuk mengetahui data kesejahteraan dan status bantuan yang tercatat dalam sistem. Pastikan aplikasi yang digunakan berasal dari sumber resmi Kemensos agar informasi yang diperoleh sesuai dengan layanan yang tersedia.
Jika Posisi Desil Tidak Sesuai, Apa yang Bisa Dilakukan?
Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut memungkinkan data kesejahteraan yang tersimpan dalam sistem perlu diperbarui. Karena itu, posisi desil bukanlah status yang berlaku secara permanen.
Apabila hasil pengecekan tidak mencerminkan kondisi keluarga saat ini, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui desa atau kelurahan maupun dinas sosial. Pengajuan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi Cek Bansos dengan memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya.
Data yang telah diperbarui selanjutnya dapat masuk dalam proses penghitungan kembali. Dengan mekanisme tersebut, posisi desil dapat berubah secara dinamis mengikuti pembaruan data dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.








