Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop
Google SafeSearch merupakan fitur pada Google Penelusuran yang berfungsi menyaring konten eksplisit atau tidak pantas dari hasil pencarian. Pengaturan ini dapat membantu pengguna memperoleh pengalaman menjelajah internet yang lebih aman, terutama ketika perangkat digunakan bersama keluarga atau anak.
Meski demikian, pengguna tertentu mungkin membutuhkan hasil pencarian yang lebih luas untuk keperluan riset, pekerjaan, atau pencarian informasi tertentu. Google menyediakan beberapa pilihan SafeSearch yang dapat disesuaikan, yakni Filter, Buramkan, dan Nonaktif.
SafeSearch hanya berlaku pada hasil yang ditampilkan Google Penelusuran, termasuk gambar, video, dan situs. Pengaturan tersebut tidak secara otomatis mengatur konten pada mesin pencari atau situs lain.
Apa Itu SafeSearch Google?
SafeSearch adalah pengaturan Google Penelusuran yang dirancang untuk menyaring konten eksplisit dari hasil pencarian. Konten yang dapat terkena penyaringan antara lain ketelanjangan, materi dewasa, kekerasan, dan materi vulgar lainnya.
Google menyediakan tiga pilihan pengaturan SafeSearch:
- Filter: menyaring atau memblokir hasil yang dianggap vulgar.
- Buramkan: membuat gambar yang dianggap vulgar menjadi buram. Teks atau tautan yang berkaitan masih dapat muncul jika dinilai relevan.
- Nonaktif: menonaktifkan penyaringan SafeSearch sehingga hasil pencarian ditampilkan tanpa filter tersebut.
Pilihan yang tersedia dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. SafeSearch juga dapat menjadi salah satu perlindungan ketika Google digunakan dalam lingkungan keluarga atau sekolah.
Cara Menonaktifkan SafeSearch melalui Halaman Google
Pengguna dapat mengubah SafeSearch langsung melalui halaman pengaturan Google tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Google Chrome melalui komputer atau laptop.
- Pastikan akun Google sudah masuk jika pengaturan ingin diterapkan pada akun tersebut.
- Buka halaman pengaturan Google SafeSearch.
- Cari bagian pengaturan SafeSearch.
- Pilih opsi Nonaktif.
- Setelah pengaturan berubah, lakukan pencarian baru untuk melihat hasil yang tersedia.
Setelah SafeSearch dinonaktifkan, hasil pencarian dapat menjadi lebih luas. Artinya, konten yang sebelumnya disaring juga berpotensi muncul apabila berkaitan dengan kata kunci yang digunakan.
Cara Menonaktifkan SafeSearch melalui Pengaturan Chrome
Pengguna komputer juga dapat menyesuaikan pengaturan SafeSearch melalui halaman pengaturan penelusuran Google.
Caranya sebagai berikut:
- Buka Google Chrome di komputer atau laptop.
- Masuk ke halaman utama Google.
- Buka menu Setelan.
- Pilih Setelan Penelusuran.
- Cari bagian SafeSearch.
- Ubah pengaturan ke Nonaktif.
- Simpan perubahan jika pilihan tersebut tersedia.
Pengaturan ini berhubungan dengan Google Penelusuran. Karena itu, menonaktifkan SafeSearch tidak berarti pembatasan konten pada situs atau mesin pencari lain ikut berubah.
Cara Mengubah SafeSearch melalui Google Images
SafeSearch juga dapat disesuaikan ketika pengguna melakukan pencarian gambar melalui Google Images.
Berikut tahapannya:
- Buka Google Images melalui browser.
- Masuk ke menu Setelan.
- Pilih Setelan Penelusuran.
- Cari pengaturan SafeSearch.
- Pilih Nonaktif jika ingin menghentikan penyaringan.
- Kembali ke halaman Google Images.
- Lakukan pencarian gambar baru.
Setelah pengaturan diterapkan, hasil gambar akan mengikuti pilihan SafeSearch yang telah ditentukan.
Cara Menonaktifkan SafeSearch di HP
Pengguna ponsel Android dapat mengubah SafeSearch melalui aplikasi Google.
Langkah-langkahnya yaitu:
- Buka aplikasi Google di HP atau tablet Android.
- Ketuk foto profil atau inisial akun di pojok kanan atas.
- Pilih Setelan.
- Ketuk SafeSearch.
- Pilih Nonaktif.
- Pengaturan akan diterapkan sesuai pilihan yang dibuat.
Selain Nonaktif, pengguna juga dapat memilih Filter atau Buramkan apabila ingin tetap menggunakan penyaringan dengan tingkat yang berbeda.
Mengapa SafeSearch Tidak Bisa Dinonaktifkan?
Tidak semua pengguna dapat mengubah SafeSearch secara bebas. Apabila terdapat ikon kunci atau pilihan pengaturan tidak dapat diubah, kemungkinan SafeSearch sedang dikelola oleh pihak lain.
Beberapa pihak yang dapat mengunci atau mengatur SafeSearch antara lain:
- Orang tua, melalui pengelolaan akun anak dengan Family Link.
- Sekolah, terutama pada akun yang dikelola institusi pendidikan.
- Administrator perangkat, yang menetapkan pembatasan pada perangkat tertentu.
- Administrator jaringan, termasuk jaringan Wi-Fi yang menerapkan aturan SafeSearch.
Jika pengaturan terkunci, pengguna perlu menghubungi pihak yang mengelola akun, perangkat, atau jaringan tersebut. Pengguna tidak selalu dapat menghapus pembatasan tersebut secara mandiri.
SafeSearch Tidak Berlaku untuk Semua Situs
Menonaktifkan SafeSearch hanya mengubah penyaringan pada Google Penelusuran. Pengaturan ini tidak menghapus seluruh bentuk pembatasan konten di internet.
Dengan demikian, SafeSearch tidak mengatur hasil dari mesin pencari lain ataupun konten yang tersedia secara langsung pada suatu situs. Pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan, privasi, serta kesesuaian informasi ketika menjelajahi internet.
Bagi orang tua, SafeSearch dapat digunakan sebagai salah satu lapisan perlindungan saat anak menggunakan Google. Namun, fitur tersebut bukan pengganti pengawasan karena tidak menjamin seluruh konten yang tidak pantas akan tersaring.









