Masyarakat dapat mengetahui status desil untuk melihat posisi tingkat kesejahteraan dalam data sosial pemerintah sekaligus memahami peluang memperoleh bantuan sosial (bansos).
Desil digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Data tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menetapkan kelompok yang diprioritaskan sebagai penerima bansos.
Semakin kecil angka desil, semakin tinggi pula prioritas dalam penyaluran bantuan. Pada 2026, masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 menjadi kelompok utama yang berpeluang memperoleh bansos.
Kelompok Desil Yang Berpeluang Menerima Bansos
Pemerintah membagi masyarakat ke dalam kelompok desil berdasarkan kondisi kesejahteraan. Pengelompokan tersebut digunakan dalam penentuan sasaran sejumlah program bantuan.
Berikut kelompok desil yang tercantum dalam data penerima berbagai program:
- PKH (Program Keluarga Harapan): Desil 1 sampai 4.
- BPNT atau Bantuan Sembako: Desil 1 sampai 4.
- PBI-JKN: Desil 1 sampai 5 atau berdasarkan hasil asesmen.
- ATENSI Kemensos: Desil 1 sampai 5 atau berdasarkan hasil asesmen.
- Bansos lainnya dari Kemensos: Desil 1 sampai 5 atau berdasarkan hasil asesmen.
Desil 1 sampai 4 memiliki peluang lebih besar untuk menjadi sasaran PKH dan BPNT, sedangkan desil 5 masih dapat menerima program tertentu.
Cara Desil Penerima Bansos Kemensos Tahap 3
Masyarakat bisa memeriksa informasi terkait status bansos melalui layanan resmi Kemensos. Pengecekan dilakukan dengan memanfaatkan data kependudukan yang sesuai dengan catatan pemerintah.
Berikut tahapan yang dapat dilakukan:
- Buka website resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK yang tercantum pada KTP.
- Isi kode captcha sesuai tampilan pada halaman.
- Tekan opsi untuk melakukan pencarian data.
- Periksa informasi yang muncul pada sistem mengenai status penerima bantuan.
Informasi yang tersedia akan menyesuaikan dengan data yang tercatat dalam sistem. Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos untuk memperoleh informasi bantuan dan mengajukan usulan apabila belum tercatat sebagai penerima.
Mengapa NIK Tidak Terdaftar Sebagai Penerima Bansos?
Sebagian masyarakat mungkin mendapati NIK mereka belum muncul sebagai penerima bantuan ketika melakukan pengecekan. Situasi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa kondisi.
Beberapa penyebab yang mungkin terjadi antara lain:
- Data belum memenuhi persyaratan administrasi penerima bantuan.
- Hasil verifikasi pemerintah menunjukkan bahwa yang bersangkutan belum masuk kriteria penerima.
- Nama atau keluarga sudah tercatat sebagai penerima program bantuan lainnya.
- Terdapat kesalahan saat memasukkan atau memperbarui data.
- Proses penyaluran bantuan mengalami kendala.
Masyarakat yang menemukan masalah pada data dapat menempuh mekanisme perbaikan atau pengusulan melalui saluran yang telah disediakan pemerintah.
Kesimpulan
Bagi masyarakat yang belum tercatat, pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun pemerintah desa atau kelurahan dengan melengkapi dokumen yang diperlukan.









