{"id":611,"date":"2026-08-25T03:00:13","date_gmt":"2026-08-24T20:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/?p=611"},"modified":"2026-08-26T08:56:32","modified_gmt":"2026-08-26T01:56:32","slug":"cara-pengecekan-desil-bansos-2026-lewat-website-dan-aplikasi-cek-bansos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/cara-pengecekan-desil-bansos-2026-lewat-website-dan-aplikasi-cek-bansos\/","title":{"rendered":"Cara Pengecekan Desil Bansos 2026 lewat Website dan Aplikasi Cek Bansos"},"content":{"rendered":"<p>Masyarakat dapat melihat posisi desil keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui layanan resmi Cek Bansos. Informasi tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan kelompok sasaran bantuan sosial pada 2026.<\/p>\n<p>Hingga Agustus 2026, layanan Cek Bansos menggunakan DTSEN sebagai sumber data. Melalui sistem ini, keluarga dikelompokkan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi ke dalam 10 tingkat kesejahteraan. Desil 1 mencakup 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada tingkat kesejahteraan paling tinggi.<\/p>\n<p>Keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai sasaran penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Sementara itu, keluarga pada desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta PBI-JK.<\/p>\n<p>Meski demikian, posisi desil tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi penerima bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti aturan masing-masing program serta proses pemutakhiran data yang berlaku.<\/p>\n<h2>Apa Itu Desil Bansos?<\/h2>\n<p>Desil merupakan pembagian keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dihitung dari berbagai kondisi sosial dan ekonomi. Penilaian tersebut tidak hanya melihat satu aspek, tetapi mencakup informasi individu, pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, keadaan rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.<\/p>\n<p>DTSEN membagi keluarga ke dalam 10 kelompok. Setiap desil mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.<\/p>\n<p>Pembagian tersebut terdiri dari:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Desil 1:<\/strong> 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.<\/li>\n<li><strong>Desil 2:<\/strong> kelompok masyarakat miskin.<\/li>\n<li><strong>Desil 3:<\/strong> kelompok hampir miskin.<\/li>\n<li><strong>Desil 4:<\/strong> kelompok rentan miskin.<\/li>\n<li><strong>Desil 5:<\/strong> kelompok dengan kondisi ekonomi relatif stabil.<\/li>\n<li><strong>Desil 6:<\/strong> kelompok ekonomi menengah.<\/li>\n<li><strong>Desil 7:<\/strong> kelompok ekonomi menengah atas.<\/li>\n<li><strong>Desil 8:<\/strong> kelompok mapan.<\/li>\n<li><strong>Desil 9:<\/strong> kelompok kaya.<\/li>\n<li><strong>Desil 10:<\/strong> kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Posisi desil bukan kategori yang berlaku selamanya. Perubahan kondisi ekonomi maupun sosial keluarga dapat memengaruhi posisi tersebut setelah data diperbarui. Penghitungan juga dilakukan kembali secara berkala berdasarkan hasil pemutakhiran data.<\/p>\n<h2>Cara Cek Desil Bansos 2026 lewat Website<\/h2>\n<p>Pengecekan desil dapat dilakukan sendiri melalui laman resmi Cek Bansos. Masyarakat hanya perlu menyiapkan NIK yang terdiri dari 16 digit serta mengikuti proses verifikasi yang tersedia di halaman pencarian.<\/p>\n<p>Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n<ol>\n<li>Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan browser.<\/li>\n<li>Masukkan NIK 16 digit sesuai data pada KTP.<\/li>\n<li>Masukkan kode verifikasi yang ditampilkan sistem.<\/li>\n<li>Klik tombol <strong>&#8220;CARI DATA&#8221;<\/strong>.<\/li>\n<li>Tunggu hingga hasil pencarian muncul.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Apabila data berhasil ditemukan, sistem akan menampilkan informasi yang tersedia mengenai status penerima manfaat, desil, serta bantuan sosial yang tercatat pada data tersebut.<\/p>\n<h2>Cek Desil melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h2>\n<p>Pemerintah juga menyediakan Aplikasi Cek Bansos sebagai pilihan lain untuk memeriksa informasi bantuan sosial.<\/p>\n<p>Setelah aplikasi terpasang di ponsel, pengguna dapat membuka menu pengecekan data bansos dan mengikuti petunjuk yang diberikan. Informasi identitas yang dimasukkan harus sesuai dengan data kependudukan yang tercatat.<\/p>\n<p>Menu dan tampilan aplikasi dapat mengalami perubahan seiring pembaruan layanan. Karena itu, pengguna sebaiknya memakai aplikasi versi terbaru dan memastikan aplikasi yang digunakan merupakan layanan resmi. Hindari memasukkan data pribadi pada aplikasi yang tidak jelas sumbernya.<\/p>\n<h2>Desil yang Dapat Diusulkan untuk Bansos 2026<\/h2>\n<p>Desil menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan sosial. Pada 2026, kelompok desil yang dapat diusulkan mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>PKH:<\/strong> keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima.<\/li>\n<li><strong>Program Sembako atau BPNT:<\/strong> keluarga pada desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima.<\/li>\n<li><strong>PBI-JK:<\/strong> keluarga pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penentuan desil dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai variabel sosial dan ekonomi. Oleh sebab itu, perubahan pada kondisi keluarga atau data yang tercatat dapat memengaruhi posisi desil pada pemutakhiran berikutnya.<\/p>\n<h2>Apa yang Harus Dilakukan Jika Desil Tidak Sesuai?<\/h2>\n<p>Masyarakat yang menilai posisi desil keluarganya belum mencerminkan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data. Pengajuan dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan maupun dinas sosial sesuai mekanisme yang berlaku.<\/p>\n<p>Pembaruan data juga dapat diajukan melalui Aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan informasi sesuai keadaan keluarga yang sebenarnya. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan dalam proses pemutakhiran DTSEN dan penghitungan desil pada periode berikutnya.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pengecekan desil bansos 2026 dapat dilakukan secara mandiri menggunakan NIK KTP melalui layanan Cek Bansos. Sampai Agustus 2026, DTSEN digunakan sebagai sumber data dalam layanan tersebut.<\/p>\n<p>Keluarga yang masuk desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan untuk PKH dan Program Sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.<\/p>\n<p>Namun, desil bukan jaminan bahwa seseorang akan langsung menerima bantuan. Keputusan penerima tetap ditentukan melalui pemutakhiran data dan ketentuan yang diterapkan pada masing-masing program.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat dapat melihat posisi desil keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui layanan resmi Cek Bansos. Informasi tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan kelompok sasaran bantuan sosial pada 2026. Hingga Agustus 2026, layanan Cek Bansos menggunakan DTSEN sebagai sumber data. Melalui sistem ini, keluarga dikelompokkan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":612,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"footnotes":""},"categories":[35,1],"tags":[268,90,380,95,467,707,99,254,89],"class_list":["post-611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","category-informasi","tag-aplikasi-cek-bansos","tag-bpnt-2026","tag-cara-cek-desil-bansos","tag-cek-bansos-kemensos","tag-cek-desil-bansos-2026","tag-desil-1-sampai-4","tag-dtsen-2026","tag-pbi-jk-2026","tag-pkh-2026"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=611"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":944,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/611\/revisions\/944"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}