Rute dan Tarif Bus Listrik Medan, Cek Koridor dan Cara Naiknya

Rute dan Tarif Bus Listrik Medan, Cek Koridor dan Cara Naiknya

Rute dan Tarif Bus Listrik Medan, Cek Koridor dan Cara Naiknya

Masyarakat Kota Medan dapat menggunakan bus listrik sebagai pilihan transportasi umum untuk menjangkau berbagai kawasan dengan biaya yang relatif terjangkau. Layanan ini menghubungkan terminal, pusat kota, kawasan pendidikan, pasar, hingga simpul transportasi seperti stasiun.

Pemerintah Kota Medan mengembangkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat transportasi umum perkotaan. Program ini berkaitan dengan layanan Bus Rapid Transit (BRT) melalui skema Buy The Service (BTS) yang sebelumnya mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan.

Pada November 2024, sebanyak 60 bus listrik diluncurkan untuk melayani masyarakat Medan. Dari jumlah tersebut, 55 unit digunakan untuk operasional dan lima unit menjadi armada cadangan.

Lima Koridor Bus Listrik Medan 2026

1. Koridor K1: Amplas – Pinang Baris PP

Koridor K1 menghubungkan Terminal Amplas dan Terminal Pinang Baris dengan perjalanan dua arah.

Jalur ini melewati sejumlah lokasi penting, antara lain kawasan Univa SM Raja, Stadion Teladan, Masjid Raya, Istana Maimun, Lapangan Merdeka, serta Manhattan Time Square.

2. Koridor K2: J.City – Plaza Medan Fair PP

K2 menghubungkan kawasan J.City dengan Plaza Medan Fair. Rutenya menjangkau sejumlah kawasan yang berada di sekitar pusat pendidikan dan fasilitas kesehatan.

Beberapa titik yang dilewati mencakup Medan Eye Center, RS SMEC, Cambridge, Taman Ahmad Yani, Jalan Dr. Mansyur, hingga kawasan Universitas Sumatera Utara (USU).

3. Koridor K3: Belawan – Lapangan Merdeka PP

Koridor K3 menjadi jalur yang menghubungkan kawasan Belawan dengan pusat Kota Medan.

Perjalanan melewati sejumlah titik, seperti Stasiun Belawan, Pangkalan TNI AL, RSUD Labuhan, Brayan, Glugur, hingga kawasan Putri Hijau sebelum menuju Lapangan Merdeka.

4. Koridor K4: Tuntungan – Lapangan Merdeka PP

K4 melayani perjalanan dari kawasan Tuntungan menuju Lapangan Merdeka dan sebaliknya.

Rute ini mencakup Pasar Induk Tuntungan atau kawasan Lau Cih, RSUP H. Adam Malik, Jalan Jamin Ginting, Taman Ahmad Yani, hingga kawasan Kantor Wali Kota Medan.

5. Koridor K5: Tembung – Lapangan Merdeka PP

Koridor K5 melayani masyarakat dari kawasan Tembung menuju pusat Kota Medan.

Salah satu titik penting di jalur ini adalah Stasiun Bandar Khalipah. Perjalanan kemudian melewati kawasan Aksara, Jalan Thamrin, hingga Sutomo dan berakhir di Lapangan Merdeka.

Titik Transit Bus Listrik Medan

Penumpang yang harus berganti koridor dapat memanfaatkan titik pertemuan antarlayanan. Lapangan Merdeka menjadi salah satu simpul penting karena beberapa koridor bertemu di kawasan tersebut dan lokasinya terhubung dengan Stasiun Kereta Api Medan.

Plaza Medan Fair juga menjadi titik pertemuan bagi sejumlah perjalanan, khususnya layanan yang berkaitan dengan Koridor 1, Koridor 2, dan Koridor 4.

Sistem transit tersebut memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan ke koridor berbeda tanpa harus menggunakan kendaraan lain untuk seluruh perjalanan.

Tarif Bus Listrik Medan 2026

Tarif yang mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2025 masih menjadi dasar tarif layanan. Ketentuan tersebut mengacu pada Keputusan Wali Kota Medan Nomor 550/16.K.

Kelompok yang memperoleh tarif khusus perlu melakukan registrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Metode Pembayaran Bus Listrik Medan

Pengguna bus listrik tidak perlu menyiapkan uang tunai karena transaksi dilakukan secara nontunai.

Beberapa pilihan pembayaran yang dapat digunakan antara lain:

Pengguna sebaiknya memastikan saldo kartu atau aplikasi pembayaran mencukupi sebelum naik bus.

Cara Naik Bus Listrik Medan

Bagi masyarakat yang baru pertama kali mencoba layanan ini, perjalanan dapat dilakukan melalui beberapa tahap berikut.

  1. Siapkan alat pembayaran. Pastikan kartu elektronik sudah memiliki saldo atau aplikasi pembayaran telah siap digunakan.
  2. Tentukan halte dan koridor. Cari halte atau titik pemberhentian yang sesuai dengan tujuan. Periksa nomor koridor dan arah bus sebelum kendaraan datang.
  3. Naik dan lakukan pembayaran. Setelah masuk bus, lakukan pembayaran menggunakan kartu elektronik atau QRIS pada perangkat yang tersedia.
  4. Periksa kemungkinan transit. Jika tujuan tidak berada dalam satu koridor, tentukan titik perpindahan terlebih dahulu. Lapangan Merdeka menjadi salah satu lokasi penting untuk berganti layanan.
  5. Pantau posisi bus. Informasi mengenai lokasi bus dapat diperiksa melalui layanan pelacakan yang tersedia.

Cek Posisi Bus Sebelum Berangkat

Pengguna dapat memeriksa keberadaan bus sebelum menuju halte sehingga waktu tunggu dapat diperkirakan dengan lebih baik.

Informasi pelacakan tersedia melalui layanan Bus Listrik Medan dan sejumlah platform informasi transportasi. Peta rute juga mencantumkan pilihan pelacakan melalui MitraDarat, Google Maps, atau situs Bus Listrik Medan.

Karena waktu perjalanan dan kedatangan bus dapat berubah, penumpang tetap perlu mengecek informasi terbaru sebelum berangkat.

Perkembangan Bus Listrik Medan

Penggunaan bus listrik di Medan terus menunjukkan peningkatan. Sepanjang 2025, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 2,7 juta orang. Pada periode yang sama, layanan menempuh sekitar 3,9 juta kilometer.

Pemerintah Kota Medan juga terus mengembangkan jaringan transportasi umum melalui penambahan rute dan feeder. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari rencana memperluas jangkauan layanan bus listrik di kawasan perkotaan.

Dengan lima koridor utama yang aktif pada Agustus 2026, masyarakat dapat menjangkau sejumlah kawasan penting Medan tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi. Tarif Rp5.000 untuk penumpang umum juga membuat layanan ini menjadi salah satu alternatif transportasi dengan biaya yang relatif terjangkau.

Kesimpulan

Bus listrik Medan pada Agustus 2026 memiliki lima koridor utama, yaitu Amplas–Pinang Baris, J.City–Plaza Medan Fair, Belawan–Lapangan Merdeka, Tuntungan–Lapangan Merdeka, dan Tembung–Lapangan Merdeka.

Tarif perjalanan ditetapkan Rp5.000 untuk penumpang umum, sedangkan pelajar, mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas membayar Rp3.000. Balita dapat menggunakan layanan tanpa tarif.

Pembayaran dilakukan secara nontunai menggunakan kartu elektronik atau QRIS. Penumpang juga dapat memanfaatkan fasilitas pelacakan untuk mengetahui posisi bus sebelum menuju halte.

Dengan memahami nomor koridor, titik transit, tarif, serta metode pembayaran sejak awal, perjalanan menggunakan bus listrik di Kota Medan dapat dilakukan dengan lebih terencana.

Exit mobile version