Panduan Mengurus SIM Online Tanpa Ke Kantor Satpas
Masyarakat kini dapat melakukan pengurusan SIM dengan layanan online langsung dari rumah tanpa perlu mendatangi kantor Satpas.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyediakan infrastruktur elektronik yang terintegrasi penuh melalui perangkat ponsel pintar. Pemohon hanya membutuhkan koneksi internet stabil untuk menyelesaikan seluruh rangkaian birokrasi berkendara ini.
5 Tahapan Registrasi dan Verifikasi Data
Seperti dilansir dari laman digitalkorlantas.polri.go.id berikut 5 langkah untuk melakukan registerasi dan verifikasi data pengurusan SIM Online
Unduh Aplikasi
Pasang aplikasi Digital Korlantas Polri dari Play Store atau App Store.
Registrasi Akun
Masukkan nomor ponsel, lakukan verifikasi data diri, dan verifikasi e-KTP dengan pengenalan wajah (face recognition).
Tes Kesehatan & Psikologi
Lakukan pemeriksaan kesehatan via aplikasi atau situs terkait dan ikuti tes psikologi secara online.
Pilih Menu SINAR
Pilih layanan perpanjangan atau pembuatan SIM, lalu unggah dokumen syarat seperti foto KTP, SIM lama, pasfoto, dan tanda tangan.
Pembayaran & Pengiriman
Pilih metode pembayaran virtual account, tentukan metode pengiriman dokumen ke rumah, dan tunggu hingga SIM baru sampai.
Tes Kesehatan dan Pemilihan Layanan
Pemohon menjalankan proses tes kesehatan dan evaluasi psikologi murni secara daring melalui situs pihak ketiga yang terafiliasi dengan kepolisian. Prosedur ini menghilangkan kebutuhan warga untuk antre di klinik fisik seperti pada metode konvensional.
Pengguna kemudian memilih menu SINAR (SIM Nasional Presisi) di dalam beranda aplikasi. Pada tahap ini, pemohon menentukan opsi pembuatan baru atau perpanjangan, lalu mengunggah sejumlah dokumen elektronik wajib seperti pasfoto, pindaian tanda tangan, KTP, dan SIM lama.
Transaksi Pembayaran dan Pengiriman
Fase administrasi berakhir pada proses pelunasan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Aplikasi mengarahkan pengguna melakukan pembayaran non-tunai secara aman melalui metode akun virtual yang terhubung dengan berbagai bank nasional.
Pemohon tinggal menentukan alamat tujuan untuk pengiriman dokumen fisik. Kurir dari layanan ekspedisi resmi akan langsung mengantarkan kartu identitas berkendara tersebut ke depan pintu rumah pemohon setelah tahap pencetakan selesai.
Inovasi sistem pelayanan terpadu ini memangkas waktu birokrasi secara signifikan. Warga sebaiknya menyiapkan seluruh pindaian berkas dalam resolusi yang tajam sebelum memulai proses pendaftaran agar sistem dapat membaca data tanpa kendala.








