{"id":41242,"date":"2026-08-14T12:00:53","date_gmt":"2026-08-14T05:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/?p=41242"},"modified":"2026-08-14T09:42:18","modified_gmt":"2026-08-14T02:42:18","slug":"cara-mencairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-tanpa-paklaring-ini-langkahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/cara-mencairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-tanpa-paklaring-ini-langkahnya\/","title":{"rendered":"Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring, Ini Langkahnya"},"content":{"rendered":"<p>Peserta BPJS Ketenagakerjaan mulai 2026 dapat mengajukan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa menyertakan paklaring atau surat keterangan kerja dari perusahaan.<\/p>\n<p>Perubahan ini membuat proses administrasi menjadi lebih sederhana bagi peserta yang sudah tidak bekerja.<\/p>\n<p>Paklaring sebelumnya digunakan untuk menunjukkan bahwa hubungan kerja seseorang dengan perusahaan telah berakhir.<\/p>\n<p>Dengan ketentuan terbaru, pekerja yang mengundurkan diri, mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), maupun memasuki masa pensiun dapat mengajukan pencairan JHT tanpa dokumen tersebut.<\/p>\n<p>Penghapusan persyaratan paklaring juga membuat peserta tidak perlu menunggu perusahaan menerbitkan dokumen tersebut sebelum mengajukan klaim.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Dokumen yang Diperlukan untuk Klaim JHT Tanpa Paklaring<\/h2>\n<p>Peserta tetap perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk proses pemeriksaan data. Mengutip Mertrotvnews, persyaratan yang perlu disiapkan meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan<\/li>\n<li>KTP atau identitas resmi lainnya<\/li>\n<li>Buku tabungan yang menggunakan nama peserta<\/li>\n<li>Kartu Keluarga (KK)<\/li>\n<li>NPWP, khusus untuk saldo JHT lebih dari Rp50 juta atau pengajuan klaim sebagian<\/li>\n<\/ul>\n<p>Seluruh dokumen sebaiknya dipastikan dalam kondisi jelas dan memiliki data yang sesuai dengan informasi kepesertaan. Ketepatan data akan membantu proses verifikasi berjalan tanpa kendala.<\/p>\n<h2>Siapa yang Berhak Mengajukan Klaim JHT?<\/h2>\n<p>Peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mengajukan klaim apabila memenuhi salah satu kondisi yang telah ditentukan. Kriterianya mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li>Mencapai usia pensiun, yaitu 56 tahun<\/li>\n<li>Mengundurkan diri dari pekerjaan<\/li>\n<li>Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)<\/li>\n<li>Mengalami cacat total tetap<\/li>\n<li>Meninggal dunia, dengan pengajuan klaim dilakukan oleh ahli waris<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Pilihan Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan<\/h2>\n<p>Pengajuan klaim JHT tersedia melalui beberapa layanan resmi. Peserta dapat memilih cara yang paling sesuai, baik dengan mendatangi kantor cabang maupun menggunakan layanan digital.<\/p>\n<h3>Klaim di Kantor Cabang<\/h3>\n<p><strong>Peserta yang memilih pengajuan secara langsung dapat mengikuti tahapan berikut:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.<\/li>\n<li>Pindai QR Code pada layanan klaim.<\/li>\n<li>Masukkan informasi awal berupa NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.<\/li>\n<li>Tunggu sistem melakukan pemeriksaan data secara otomatis.<\/li>\n<li>Lengkapi informasi lanjutan dan unggah dokumen yang diminta.<\/li>\n<li>Tunjukkan notifikasi pendaftaran untuk memperoleh nomor antrean.<\/li>\n<li>Ikuti wawancara dan proses verifikasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila pengajuan disetujui, dana JHT akan dikirimkan ke rekening peserta.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Klaim melalui Lapakasik<\/h3>\n<p>Pengajuan juga dapat dilakukan secara online melalui layanan Lapakasik. Tahapannya sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka laman lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.<\/li>\n<li>Tunggu sistem memeriksa kelayakan klaim.<\/li>\n<li>Lengkapi formulir yang tersedia.<\/li>\n<li>Unggah dokumen persyaratan.<\/li>\n<li>Tunggu jadwal wawancara yang diberikan.<\/li>\n<li>Pilih proses verifikasi secara online melalui video call WhatsApp atau secara offline dengan datang ke kantor.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah seluruh proses selesai dan klaim disetujui, saldo JHT akan ditransfer ke rekening peserta.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Klaim melalui Aplikasi JMO<\/h3>\n<p>Peserta yang ingin menggunakan ponsel dapat mengajukan klaim melalui aplikasi JMO. Langkah-langkahnya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi JMO melalui Play Store atau App Store.<\/li>\n<li>Daftar atau masuk ke akun yang telah dimiliki.<\/li>\n<li>Pilih menu Jaminan Hari Tua \u2013 Klaim JHT.<\/li>\n<li>Pastikan seluruh persyaratan menunjukkan tanda centang hijau.<\/li>\n<li>Tentukan alasan pengajuan klaim.<\/li>\n<li>Lakukan pemeriksaan data kepesertaan.<\/li>\n<li>Selesaikan verifikasi biometrik menggunakan swafoto.<\/li>\n<li>Masukkan informasi NPWP, bank, dan nomor rekening.<\/li>\n<li>Kirim pengajuan.<\/li>\n<li>Pantau perkembangan klaim melalui menu Tracking Klaim.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Berapa Lama Dana JHT Cair?<\/h2>\n<p>Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan umumnya membutuhkan waktu sekitar 1\u20135 hari kerja. Lama proses dapat berbeda berdasarkan jalur pengajuan yang dipilih, kelengkapan dokumen, serta besaran saldo yang diklaim.<\/p>\n<p>Peserta yang ingin menghindari keterlambatan perlu memastikan data kepesertaan sesuai dengan dokumen. Dokumen yang diserahkan atau diunggah juga harus jelas dan masih valid.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan pada 2026 memberikan kemudahan tambahan karena peserta tidak lagi diwajibkan menyediakan paklaring untuk mengajukan klaim.<\/p>\n<p>Peserta yang memenuhi kriteria dapat memilih pengajuan melalui kantor cabang, Lapakasik, atau aplikasi JMO.<\/p>\n<p>Dengan menyiapkan dokumen sesuai persyaratan dan memastikan seluruh informasi benar, proses klaim dapat dilakukan dengan lebih praktis tanpa bergantung pada surat keterangan kerja dari perusahaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peserta BPJS Ketenagakerjaan mulai 2026 dapat mengajukan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa menyertakan paklaring atau surat keterangan kerja dari perusahaan. Perubahan ini membuat proses administrasi menjadi lebih sederhana bagi peserta yang sudah tidak bekerja. Paklaring sebelumnya digunakan untuk menunjukkan bahwa hubungan kerja seseorang dengan perusahaan telah berakhir. Dengan ketentuan terbaru, pekerja yang mengundurkan diri, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":41243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"footnotes":""},"categories":[123,1,136],"tags":[4510,4511,4506,1383,4509,4508,1754,1387,4507,1404],"class_list":["post-41242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bpjs-kesehatan","category-info","category-informasi","tag-berapa-lama-jht-cair","tag-cara-klaim-jht-bpjs-ketenagakerjaan-online","tag-cara-klaim-jht-tanpa-paklaring","tag-cara-mencairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan","tag-dokumen-pencairan-jht-2026","tag-jht-bpjs-ketenagakerjaan-2026","tag-klaim-jht-lewat-jmo","tag-klaim-jht-melalui-lapakasik","tag-pencairan-jht-2026","tag-syarat-klaim-jht-tanpa-paklaring"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41245,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41242\/revisions\/41245"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpi.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}